Lonjakan Penumpang KAI saat Long Weekend, Jogja Jadi Destinasi Favorit
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Ilustrasi AirDrop via Quick Share. ANTARA/HO-Samsung
Harianjogja.com, JAKARTA—Gebrakan besar datang dari Google. Raksasa teknologi tersebut resmi membawa fitur berbagi file lintas perangkat ala Apple AirDrop ke ekosistem Android melalui Quick Share—dan dampaknya diprediksi bakal mengubah cara pengguna bertukar file secara instan.
Fitur ini bukan sekadar pembaruan biasa. Quick Share kini dikembangkan agar mampu “berkomunikasi” dengan teknologi AirDrop, membuka peluang baru bagi pengguna Android untuk berbagi file dengan lebih cepat, praktis, dan tanpa hambatan lintas ekosistem.
Android Siap Tembus Batas AirDrop
Dilansir dari 9to5Google, fitur ini sebelumnya sudah hadir di perangkat premium seperti seri Pixel terbaru dan Galaxy generasi mutakhir. Kini, Google memperluas dukungan ke lebih banyak perangkat, termasuk:
Google Pixel 8a
Oppo Find N6
Tak berhenti di situ, sejumlah ponsel flagship lain juga masuk dalam antrean dukungan, seperti:
Seri Samsung Galaxy S25 dan Samsung Galaxy S24
Perangkat lipat seperti Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Samsung Galaxy Z Flip 7
Hingga lini premium seperti Oppo Find X8 Pro dan OnePlus 15
Google bahkan memberi sinyal bahwa lebih banyak model dalam lini tersebut akan segera menyusul.
Kenapa Tidak Semua HP Bisa?
Di balik fitur canggih ini, ada teknologi kompleks yang jadi penentu utama. Analis Creative Strategies, Max Weinbach, menjelaskan bahwa dukungan ini membutuhkan penyesuaian khusus pada jaringan tingkat chipset.
“Tidak semua perangkat Android memiliki dukungan yang diperlukan, terutama perangkat kelas menengah dan bawah,” ujarnya.
Sebaliknya, perangkat lama dengan chipset flagship justru masih berpeluang mendapatkan fitur ini—selama komponen modem dan jaringan nirkabelnya kompatibel.
Teknologi Rahasia di Balik Fitur
Kunci dari integrasi ini terletak pada teknologi bernama Apple Wireless Direct Link (ADWL), sistem yang selama ini digunakan Apple untuk AirDrop.
Google disebut berhasil mengadaptasi teknologi tersebut ke dalam Quick Share. Hasilnya, perangkat Android nantinya bisa mendeteksi perangkat AirDrop sekaligus Quick Share dalam satu sistem—sesuatu yang sebelumnya mustahil.
Revolusi Berbagi File Dimulai
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa batas antara Android dan iOS mulai “mencair”. Jika implementasinya berjalan mulus, pengguna tak lagi perlu aplikasi tambahan hanya untuk sekadar mengirim foto, video, atau dokumen antar perangkat berbeda ekosistem.
Namun hingga kini, Google belum merinci daftar final perangkat yang benar-benar kompatibel. Seperti diungkapkan Weinbach, semuanya masih bergantung pada kombinasi chipset dan modem yang digunakan masing-masing ponsel.
Dengan kata lain, tidak semua Android akan langsung merasakan fitur ini—tetapi bagi yang mendapatkannya, pengalaman berbagi file bakal naik ke level yang benar-benar baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Harga cabai rawit merah di Gunungkidul kembali naik hingga Rp80.000 per kilogram dipicu meningkatnya permintaan jelang rasulan.
Puncak haji 2026 segera dimulai. Simak jadwal Armuzna, tahapan wukuf di Arafah, dan tips persiapan jemaah haji.
Mensos Gus Ipul menonaktifkan dua pejabat pengadaan Sekolah Rakyat terkait investigasi dugaan maladministrasi pengadaan barang.
KPK mendalami hubungan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dengan pengusaha EO terkait kasus dugaan korupsi proyek dan CSR.
Pembangunan gedung baru SDN Nglarang terdampak Tol Jogja-Solo di Sleman ditarget mulai Mei 2026 setelah pematokan lahan rampung.