Perjalanan Radinka, Si Bungsu Jawara Esports Indonesia di Asian Games 2026
Radinka Wiratama, 16 tahun, menjadi atlet termuda esports Indonesia di Asian Games 2026 setelah meniti karier profesional sejak usia 15 tahun.
Tampilan mobil listrik Tesla Model Y. (Tesla)
Harianjogja.com, JAKARTA — Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla, resmi menaikkan harga Model Y di pasar domestiknya mulai Sabtu (16/5/2026). Kebijakan ini menjadi sorotan karena merupakan kenaikan harga pertama dalam dua tahun terakhir untuk salah satu model terlaris mereka.
Berdasarkan laporan terbaru, varian Model Y Premium Rear-Wheel Drive (RWD) kini dibanderol 45.990 dolar AS, naik 1.000 dolar AS dari harga sebelumnya. Sementara itu, Model Y Premium All-Wheel Drive (AWD) juga mengalami kenaikan serupa menjadi 49.990 dolar AS.
Untuk varian tertinggi, yakni Model Y Performance AWD, Tesla hanya menaikkan harga sebesar 500 dolar AS menjadi 57.990 dolar AS. Menariknya, dua varian dasar yakni Model Y RWD dan Model Y AWD standar tidak mengalami perubahan harga, masing-masing tetap di angka 39.990 dolar AS dan 41.990 dolar AS.
Langkah Tesla ini dinilai sebagai strategi penyesuaian di tengah dinamika pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang semakin kompetitif. Dalam dua tahun terakhir, Tesla justru dikenal agresif menurunkan harga demi menjaga daya saing dan memperluas pangsa pasar global.
Kini, dengan kenaikan harga tersebut, posisi Model Y Premium AWD bahkan melampaui beberapa rival utamanya. Sebagai perbandingan, Hyundai Ioniq 5 AWD dibanderol mulai sekitar 45.000 dolar AS, sedangkan Ford Mustang Mach-E Select AWD berada di kisaran 42.995 dolar AS.
Persaingan di segmen SUV listrik ukuran menengah memang semakin ketat. Produsen asal China, BYD, terus memperluas dominasinya di pasar global dengan harga kompetitif dan inovasi teknologi. Sementara itu, Hyundai dan Ford juga menerapkan strategi agresif, baik dari sisi harga maupun fitur kendaraan.
Kenaikan harga Tesla ini juga menjadi sinyal bahwa perusahaan mulai kembali fokus pada margin keuntungan setelah periode perang harga yang cukup panjang di industri EV. Sebelumnya, Tesla terakhir kali menaikkan harga Model Y secara menyeluruh pada 2024.
Meski demikian, analis menilai Tesla masih memiliki keunggulan kuat dari sisi ekosistem teknologi, jaringan pengisian daya, serta loyalitas konsumen. Namun, tekanan dari kompetitor diperkirakan akan terus meningkat, terutama dari produsen Asia yang semakin ekspansif.
Dengan perubahan harga terbaru ini, pasar kini menunggu langkah lanjutan Tesla, apakah akan tetap mempertahankan dominasinya atau justru semakin tertekan oleh gelombang pesaing baru di industri mobil listrik global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Radinka Wiratama, 16 tahun, menjadi atlet termuda esports Indonesia di Asian Games 2026 setelah meniti karier profesional sejak usia 15 tahun.
Houthi mengklaim melancarkan serangan ke Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu. Arab Saudi menyatakan rudal balistik berhasil dicegat.
Serapan pupuk subsidi Bantul baru sekitar 70% hingga September 2026. Penebusan diperkirakan meningkat saat musim tanam akhir tahun.
Changan mulai menyerahkan Nevo Q05 kepada konsumen Indonesia. SUV listrik ini mencatat lebih dari 1.000 SPK dan dibanderol mulai Rp349 juta.
Cleberson menyebut dukungan suporter menjadi kekuatan PSS Sleman saat menghadapi Dewa United di Banten International Stadium.
Kemenkeu mengungkap perkembangan pengalihan saham PSBI dan pembayaran utang Whoosh yang kini memasuki tahap finalisasi.