Studio, AI Spotify yang Bisa Jelajahi Web untukmu

Jumali
Jumali Minggu, 24 Mei 2026 15:57 WIB
Studio, AI Spotify yang Bisa Jelajahi Web untukmu

Aplikasi Spotify. - Freepik


Harianjogja.com, JOGJA—Spotify kembali mendorong batas layanan audio dengan memperkenalkan Studio by Spotify Labs, sebuah aplikasi desktop berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menciptakan pengalaman podcast yang sepenuhnya personal. Aplikasi ini digadang-gadang sebagai langkah besar Spotify dalam memasuki ranah konten generatif, sekaligus menjadi pesaing potensial bagi platform seperti Google NotebookLM.

Berbeda dari layanan podcast konvensional, Techcrunch mengungkapkan, Studio tidak hanya merekomendasikan konten berdasarkan riwayat mendengarkan pengguna. Dengan izin akses, aplikasi ini dapat mengintegrasikan berbagai sumber data pribadi seperti kalender, email, hingga catatan pengguna untuk merangkai audio briefing harian yang dipersonalisasi.

Aplikasi ini memanfaatkan teknologi AI Spotify Labs untuk menyusun informasi menjadi format audio yang mudah dikonsumsi. Misalnya, pengguna dapat meminta ringkasan aktivitas harian, rekomendasi perjalanan, hingga daftar podcast yang relevan dengan jadwal atau rencana tertentu.

Salah satu fitur unggulan Studio adalah agen AI cerdas yang mampu melakukan penelusuran informasi di internet, mengorganisasi data, hingga menyajikannya dalam bentuk audio ringkas. Pengguna bahkan bisa memberikan instruksi kompleks, seperti meminta panduan perjalanan lengkap dengan rekomendasi restoran di sepanjang rute serta konten audio pendamping perjalanan.

Untuk kebutuhan edukasi, pengguna juga dapat meminta penjelasan singkat tentang topik tertentu. Misalnya, materi tentang ekonomi global dapat diringkas menjadi podcast berdurasi beberapa menit yang lebih mudah dipahami.

Spotify menegaskan bahwa seluruh konten yang dihasilkan bersifat privat dan hanya tersimpan di pustaka pengguna. Konten tersebut juga akan tersinkronisasi di berbagai perangkat, namun tidak dipublikasikan ke ruang umum.

Meski demikian, Studio saat ini masih berada dalam tahap Research Preview, tersedia terbatas di lebih dari 20 negara, dan hanya dapat diakses oleh pengguna berusia 18 tahun ke atas. Karena masih dalam tahap pengembangan awal, Spotify juga mengingatkan bahwa hasil AI dapat mengandung ketidakakuratan sehingga pengguna tetap perlu melakukan verifikasi.

Dengan hadirnya Studio, Spotify tampaknya tidak lagi sekadar platform streaming audio, tetapi mulai bergerak menjadi ekosistem audio berbasis AI yang lebih personal dan interaktif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online