Pemkot Solo Dorong BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pemberdayaan Peserta dan Ahli Waris
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
Logo Meta. Ist
Harianjogja.com, JAKARTA— Raksasa teknologi Meta Platforms kembali membuat gebrakan dengan rencana pengembangan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Kali ini, Meta dikabarkan tengah menyiapkan sebuah liontin pintar yang mampu merekam percakapan pengguna secara otomatis.
Informasi ini mencuat dari laporan internal yang menyebutkan bahwa perangkat tersebut akan mulai diuji coba pada tahun depan. Pengembangan liontin AI ini disebut-sebut merupakan kelanjutan dari akuisisi startup teknologi Limitless pada akhir 2025.
Sebelumnya, Limitless dikenal mengembangkan perangkat berbentuk liontin yang dapat dikenakan di leher atau dipasang pada pakaian. Teknologi tersebut dirancang untuk merekam, mengolah, dan membantu pengguna memahami percakapan sehari-hari melalui dukungan kecerdasan buatan.
Langkah Meta ini dinilai sebagai bagian dari strategi besar perusahaan dalam memperluas ekosistem perangkat wearable berbasis AI. Tidak hanya liontin pintar, Meta juga dikabarkan tengah mengembangkan generasi terbaru kacamata pintar serta layanan berbasis langganan khusus untuk sektor bisnis bertajuk “Wearables for Work.”
Pengembangan berbagai perangkat ini erat kaitannya dengan upaya Meta untuk memperkuat divisi perangkat kerasnya, yakni Reality Labs. Divisi tersebut selama ini menjadi tulang punggung inovasi Meta di bidang teknologi imersif dan wearable, meskipun kerap menghadapi tantangan finansial.
Dalam laporan keuangan terbaru, Reality Labs disebut mengalami kerugian hingga sekitar 4 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2026. Kondisi ini mendorong Meta untuk terus berinovasi dan mencari terobosan baru agar dapat meningkatkan daya saing di pasar teknologi global.
Meski belum ada pengumuman resmi terkait spesifikasi maupun jadwal peluncuran liontin AI tersebut, arah pengembangan ini menunjukkan ambisi Meta untuk menjadikan AI sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Jika berhasil, perangkat seperti liontin pintar ini berpotensi mengubah cara manusia berinteraksi dengan teknologi—mulai dari membantu mengingat percakapan, meningkatkan produktivitas, hingga mendukung aktivitas profesional secara real-time.
Dengan tren wearable AI yang terus berkembang, langkah Meta ini bisa menjadi awal dari era baru perangkat pribadi yang lebih cerdas, praktis, dan terintegrasi dalam kehidupan manusia modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wawali Solo Astrid Widayani mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerjaan dan mendorong sinergi pemberdayaan peserta serta ahli waris melalui UMKM dan pelatihan.
Pertamina menyiapkan SAF berbasis minyak jelantah di Cilacap. Tantangannya kini memastikan pasokan UCO agar produksi berkelanjutan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 12 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 12 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
KBD Tahap III-V Solo menyasar Gandekan, Tipes dan Semanggi dengan perbaikan talud, pavingisasi dan saluran air untuk cegah genangan.
PISA 2025 menempatkan Singapura teratas di ASEAN. Indonesia berada di posisi keenam berdasarkan skor sains. Cek skor lengkapnya.