Piala AFF U-19 2026: Tekuk Myanmar 3-0, Indonesia Tempel Vietnam
Timnas Indonesia U-19 menang 3-0 atas Myanmar di Piala AFF U-19 2026. Simak hasil pertandingan, evaluasi Nova Arianto, dan rencana rotasi untuk laga berikutnya.
Unggahan akun media sosial BRIN/tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah unggahan peringatan Hari Lahir Pancasila di akun media sosial resminya menuai kritik dari publik. Konten yang diunggah pada Senin (1/6/2026) tersebut menampilkan lambang Garuda Pancasila yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan resmi, terutama terkait jumlah helai bulu.
Melalui akun media sosial resminya, BRIN mengakui adanya kekurangcermatan dalam proses pembuatan dan publikasi konten.
PERMOHONAN MAAF
— BRIN Indonesia (@brin_indonesia) June 1, 2026
BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan.
Hal ini menjadi pelajaran bagi kami untuk lebih teliti, cermat, dan berhati-hati dalam proses…
"BRIN Indonesia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan dalam tayangan konten peringatan Hari Lahir Pancasila yang telah kami bagikan," tulis BRIN dalam pernyataan yang dilihat Selasa (2/6/2026).
BRIN menyebut insiden tersebut menjadi evaluasi penting agar proses pembuatan dan penyebaran konten ke depan dilakukan dengan lebih teliti dan hati-hati.
Makna Jumlah Bulu pada Garuda Pancasila
Sorotan publik muncul karena lambang Garuda Pancasila bukan sekadar ilustrasi, melainkan simbol negara yang memiliki ketentuan resmi. Jumlah helai bulu pada tubuh Garuda mengandung makna historis yang merepresentasikan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yakni 17 Agustus 1945.
Berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1958 serta Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, jumlah bulu pada Garuda Pancasila terdiri atas:
Rangkaian angka tersebut membentuk tanggal bersejarah 17-8-1945 yang menandai kemerdekaan Indonesia.
Diduga Gambar Hasil AI
Kritik terhadap unggahan BRIN semakin meluas setelah sejumlah warganet menilai detail lambang negara yang ditampilkan tidak akurat. Beberapa pihak bahkan menduga gambar tersebut dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) karena ditemukan sejumlah ketidaksesuaian pada elemen visualnya.
Dugaan tersebut memicu perdebatan di media sosial. Pasalnya, BRIN sebagai lembaga riset nasional dinilai seharusnya memiliki standar verifikasi yang ketat, terutama ketika menggunakan simbol negara dalam publikasi resmi.
BRIN Lakukan Perbaikan
Menanggapi polemik yang berkembang, BRIN segera menurunkan unggahan tersebut dan menggantinya dengan versi yang telah diperbaiki.
Dalam pernyataannya, BRIN juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan kritik dan masukan.
"Sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi internal, konten tersebut telah kami perbaiki. Kami menghaturkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kontrol dari seluruh lapisan masyarakat kepada BRIN," tulis lembaga tersebut.
Meski permohonan maaf telah disampaikan, insiden ini menjadi pengingat penting bahwa penggunaan lambang negara harus dilakukan secara cermat dan sesuai ketentuan. Simbol-simbol kenegaraan tidak hanya memiliki nilai visual, tetapi juga mengandung makna sejarah, identitas, dan penghormatan terhadap bangsa yang wajib dijaga keakuratannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Indonesia U-19 menang 3-0 atas Myanmar di Piala AFF U-19 2026. Simak hasil pertandingan, evaluasi Nova Arianto, dan rencana rotasi untuk laga berikutnya.
Polisi Toronto sita 16.000 jersey palsu senilai Rp45 miliar jelang Piala Dunia 2026. Simak tips menghindari penipuan saat membeli merchandise sepak bola.
Janice Tjen siap bangkit di WTA 125 Birmingham Terbuka 2026 setelah musim tanah liat yang menantang. Simak jadwal pertandingan Janice Tjen selengkapnya di sini.
KAI Commuter Area 6 Yogyakarta layani 159.755 penumpang selama libur panjang. Stasiun Tugu jadi titik tersibuk. Simak rincian operasional selengkapnya di sini.
Update harga emas Antam hari ini, Selasa 2 Juni 2026. Harga emas 1 gram turun ke Rp2.774.000. Cek daftar harga lengkap dan ketentuan pajak buyback di sini.
Daftar 10 negara dengan cadangan logam tanah jarang terbesar di dunia. China masih dominan, sementara Brasil dan Australia terus mengejar.