Ciri Love Scam, Jangan Sampai Jadi Korban Penipuan Berkedok Cinta
OJK mengingatkan masyarakat mewaspadai love scam, penipuan berkedok hubungan asmara yang menyebabkan kerugian finansial dan psikologis.
Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Era digital yang terus berkembang memaksa aplikasi perpesanan populer, WhatsApp, untuk menghentikan layanannya pada sejumlah perangkat seluler kategori lawas mulai bulan Juni 2026.
Kebijakan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan demi menjamin standar keamanan enkripsi end-to-end serta integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan spesifikasi perangkat keras lebih mumpuni. Langkah teknis ini dilakukan agar platform yang kini memiliki lebih dari 3 miliar pengguna tersebut dapat mengoptimalkan fungsi antarmuka terbaru dan memperkuat benteng pertahanan data pribadi penggunanya.
"Kami secara bertahap menghentikan dukungan untuk perangkat dan sistem operasi yang lebih lama. Hal ini dilakukan agar kami dapat mendukung perangkat dan sistem operasi yang lebih baru serta tetap mengikuti perkembangan terkini dalam bidang teknologi dan keamanan," tulis pihak WhatsApp di laman bantuannya. Mengingat produsen besar seperti Apple dan Google sudah tidak lagi menyalurkan pembaruan sistem pada produk lama, langkah WhatsApp ini menjadi krusial untuk mencegah celah kerentanan keamanan.
Mengenai ambang batas sistem operasi, saat ini WhatsApp mensyaratkan iPhone untuk minimal menjalankan iOS 15.1, sementara bagi pengguna Android wajib berada pada versi 5.0 atau yang lebih baru. Namun, standar tersebut akan kembali diperketat dalam waktu dekat. Pada 8 September 2026, kriteria minimal untuk Android akan naik menjadi versi 6. Menyusul kemudian pada 30 November 2026, pengguna iOS diharuskan sudah memperbarui sistem ke versi 15.5 agar tetap bisa menikmati layanan panggilan dan kirim pesan.
Merujuk pada data yang dirilis India Times, 4 Juni 2026, berikut adalah rincian model ponsel yang secara resmi tidak dapat lagi mengakses layanan WhatsApp:
Lini iPhone (Tidak Didukung):
iPhone 5s
iPhone 6
iPhone 6 Plus Sebagai catatan tambahan, varian seperti iPhone 6s, iPhone 6s Plus, dan iPhone SE generasi pertama masih berstatus aman untuk sementara waktu karena masih mendukung iOS 15.8.4, meski posisinya rentan masuk dalam daftar pemutusan di masa depan.
Lini Android (Sistem Operasi 5.0 ke Bawah):
Samsung Galaxy S4 dan Galaxy S3
Samsung Galaxy Note 3
Sony Xperia Z1
LG G2
Huawei Ascend P6
Moto G (Generasi Pertama)
Motorola Razr HD dan Moto E (2014)
HTC One X Selain daftar di atas, segala jenis gawai yang masih mengandalkan OS Android 4.4 KitKat ke bawah juga dipastikan akan kehilangan akses secara otomatis.
Dampak nyata yang akan dirasakan pemilik perangkat tersebut adalah ketidakmampuan untuk membuka aplikasi sama sekali, sehingga pesan tidak akan terkirim maupun terbaca. Bahkan, riwayat percakapan terancam hilang permanen jika proses pencadangan tidak dilakukan sebelum layanan benar-benar terhenti.
Menghadapi situasi ini, terdapat beberapa langkah solutif yang bisa ditempuh:
Segera lakukan pencadangan (backup) seluruh riwayat obrolan ke layanan Google Drive bagi pengguna Android atau iCloud bagi pemegang iPhone.
Merencanakan pembelian perangkat baru yang sudah mendukung sistem operasi minimal Android 6 atau iOS 15.5 ke atas.
Sebagai opsi sementara, layanan WhatsApp Web melalui komputer atau laptop masih bisa digunakan selama akun di ponsel belum sepenuhnya terputus.
Pantau informasi terkini secara rutin melalui kanal bantuan resmi milik WhatsApp.
Keputusan ini merupakan bagian dari upaya WhatsApp dalam memberikan pengalaman berkomunikasi yang konsisten dan aman bagi penggunanya di seluruh dunia. Jangan biarkan komunikasi penting dengan keluarga maupun rekan bisnis terganggu, segera pastikan perangkat Anda tetap kompatibel dengan persyaratan teknologi terbaru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mengingatkan masyarakat mewaspadai love scam, penipuan berkedok hubungan asmara yang menyebabkan kerugian finansial dan psikologis.
Rupiah melemah hingga Rp18.015 per dolar AS pada perdagangan Kamis. BI diperkirakan meningkatkan intervensi di tengah tekanan global dan penguatan dolar AS.
Libur panjang Waisak dan Iduladha 2026 mendorong lonjakan pengguna KA Bandara YIA. PT Railink mencatat 45.898 penumpang dalam sepekan.
UGM menemukan anomali gas hidrogen tinggi di lokasi api misterius Seyegan. Limbah organik rumah pemotongan ayam diduga menjadi sumber utama gas.
Indonesia U-19 berada di bawah Malaysia dalam klasemen runner-up terbaik Piala AFF U-19 2026 meski punya poin dan selisih gol yang sama. Faktor fair play jadi p
Silmy Karim resmi ditahan KPK. Berdasarkan LHKPN 2025, Wamen Imipas itu memiliki kekayaan bersih Rp234,60 miliar yang didominasi aset properti.