Gol Justin Hubner Muncul Bersamaan dengan Kabar Pahit Garuda
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Menggunakan ponsel saat mengisi daya. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Banyak kebiasaan digital sehari-hari yang tanpa disadari dapat mempercepat kerusakan perangkat sekaligus membuka celah keamanan siber. Mulai dari tidak mengunci perangkat hingga menggunakan jaringan WiFi sembarangan, kebiasaan ini dinilai berisiko tinggi terhadap kebocoran data dan serangan peretas.
Sejumlah pemimpin teknologi informasi yang dirangkum dari Forbes Tech Council menyebut ada sedikitnya 14 kebiasaan buruk yang perlu segera dihindari untuk menjaga keamanan perangkat dan data pribadi.
1. Meninggalkan perangkat tanpa dikunci
Perangkat yang dibiarkan terbuka dapat dengan mudah diakses orang lain, termasuk data pribadi hingga akun finansial.
2. Mengabaikan perawatan perangkat
Kurangnya pembaruan keamanan dan perawatan rutin dapat membuat perangkat lebih cepat rusak dan rentan disusupi malware.
3. Tidak teliti membaca e-mail dan pesan
Penipuan digital semakin canggih dan sering menyamar sebagai pesan resmi yang meminta data sensitif.
4. Menunda pembaruan sistem
Update perangkat lunak berfungsi menutup celah keamanan. Menundanya berarti membiarkan perangkat tetap rentan.
5. Tidak melindungi perangkat secara fisik
Risiko kerusakan bisa datang dari panas, benturan, hingga lonjakan listrik jika perangkat tidak dilindungi dengan baik.
6. Mengunduh aplikasi tidak resmi
Aplikasi dari sumber tidak terpercaya berpotensi membawa malware dan mencuri data pengguna.
7. Password lemah dan tanpa 2FA
Kata sandi sederhana atau penggunaan ulang password meningkatkan risiko peretasan akun.
8. Kebiasaan ceroboh sehari-hari
Makan di dekat perangkat atau menggunakan WiFi publik untuk transaksi dapat memicu kerusakan dan kebocoran data.
9. Layanan cloud tidak terkontrol
Fitur cloud yang dibiarkan aktif dapat menyimpan data sensitif tanpa disadari pengguna.
10. Mengisi daya semalaman
Kebiasaan ini dapat mempercepat penurunan kualitas baterai dalam jangka panjang.
11. Tidak mematikan perangkat dengan benar
Mode sleep yang terus digunakan bisa membuat perangkat lebih rentan jika hilang atau dicuri.
12. Mudah percaya permintaan data pribadi
Teknik social engineering sering digunakan untuk menipu korban agar memberikan informasi sensitif.
13. Terlalu cepat menganggap perangkat usang
Upgrade komponen bisa memperpanjang usia perangkat tanpa harus membeli baru.
14. WiFi rumah tidak aman
Penggunaan kata sandi default atau pengaturan lemah pada router membuka peluang peretasan jaringan rumah.
Kebiasaan kecil dalam penggunaan perangkat digital dapat berdampak besar pada keamanan data dan umur perangkat. Pengguna disarankan lebih disiplin dalam menjaga keamanan digital, mulai dari mengunci perangkat hingga memperkuat keamanan jaringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.