BBM Nonsubsidi Naik, Begini Cara Menekan Pengeluaran Bahan Bakar

Jumali
Jumali Jum'at, 12 Juni 2026 10:47 WIB
BBM Nonsubsidi Naik, Begini Cara Menekan Pengeluaran Bahan Bakar

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi untuk sejumlah produk, termasuk Pertamax dan Pertamax Green 95. Harga baru tersebut mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan penyesuaian terbaru, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.

Kenaikan harga ini tentu berdampak pada biaya operasional kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Karena itu, pengendara perlu menerapkan pola berkendara yang lebih efisien agar konsumsi bahan bakar tidak semakin membebani pengeluaran bulanan.

Dikutip dari Hyundai Indonesia, terdapat sejumlah langkah sederhana yang dapat membantu menghemat penggunaan BBM tanpa harus mengurangi mobilitas sehari-hari.

1. Periksa Tekanan Ban Secara Berkala

Tekanan ban yang kurang dari standar dapat meningkatkan hambatan gulir (rolling resistance) sehingga mesin bekerja lebih keras dan membutuhkan bahan bakar lebih banyak.

Pastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Informasi tersebut biasanya dapat ditemukan pada buku manual kendaraan atau stiker yang terpasang di area pintu pengemudi.

2. Pastikan Kondisi Mesin Tetap Prima

Mesin yang tidak terawat cenderung mengonsumsi bahan bakar lebih banyak. Karena itu, penting untuk memperhatikan indikator kendaraan dan segera melakukan pemeriksaan jika muncul lampu peringatan pada panel instrumen.

Selain itu, lakukan servis berkala, pembersihan ruang bakar dari kerak karbon, serta penggantian oli sesuai jadwal agar performa mesin tetap optimal dan efisien.

3. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

Kebiasaan menginjak pedal gas secara agresif lalu diikuti pengereman mendadak menjadi salah satu penyebab konsumsi BBM meningkat.

Saat menghadapi kemacetan, usahakan menjaga laju kendaraan tetap stabil dan mengurangi akselerasi yang tidak diperlukan. Gaya berkendara yang lebih halus terbukti membantu menghemat penggunaan bahan bakar.

4. Jaga Putaran Mesin Tetap Rendah

Efisiensi bahan bakar dapat ditingkatkan dengan menjaga putaran mesin pada kisaran rendah, sekitar 2.000 RPM.

Saat berkendara di jalan tol atau perjalanan jarak jauh, gunakan gigi yang lebih tinggi dengan putaran mesin yang stabil. Selain lebih hemat BBM, cara ini juga membuat kabin lebih senyap dan nyaman.

5. Manfaatkan Mode ECO

Banyak mobil modern yang telah dilengkapi fitur ECO Mode. Fitur ini mengatur respons pedal gas dan karakter kerja mesin agar konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.

Dengan mengaktifkan mode tersebut, pengemudi dapat lebih mudah menjaga penggunaan BBM tanpa harus terus-menerus mengatur pola akselerasi secara manual.

Pada akhirnya, efisiensi bahan bakar tidak hanya ditentukan oleh jenis BBM yang digunakan, tetapi juga dipengaruhi kondisi kendaraan dan gaya berkendara. Dengan menerapkan kebiasaan mengemudi yang tepat, dampak kenaikan harga BBM dapat ditekan sehingga biaya operasional kendaraan tetap lebih terkendali.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online