Strategi Ganda Kulonprogo Lawan Kemiskinan, dari PKH hingga KUR
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men
Sejumlah motor hasil modifikasi kreatif berbagai bengkel di DIY dan sekitarnya disajikan dalam Stemawa Moto Contest 2026 belum lama ini di Halaman SMK Ma'arif Wates. /Istimewa.
Harianjogja.com, KULONPROGO— Stemawa Moto Contest 2026 yang digelar SMK Ma’arif 1 Wates menjadi ajang unjuk kreativitas para modifikator sepeda motor dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya. Sebanyak 130 peserta memamerkan hasil modifikasi terbaik mereka dalam kompetisi yang sekaligus menjadi wadah mempererat solidaritas komunitas otomotif.
Halaman SMK Ma’arif 1 Wates disulap menjadi arena pameran otomotif yang dipenuhi beragam motor hasil modifikasi dengan berbagai konsep dan gaya. Peserta yang datang dari berbagai daerah menampilkan karya terbaiknya, mulai dari modifikasi harian hingga restorasi dan modifikasi profesional.
Ketua Panitia Stemawa Moto Contest 2026, Binu Wisaksono, mengatakan kegiatan ini tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi para pecinta otomotif untuk saling bertukar pengalaman dan membangun jejaring antarkomunitas.
“Stemawa Moto Contest bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang, tetapi bagaimana kita bisa berkumpul, berbagi pengalaman, dan membangun persaudaraan melalui hobi yang sama. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berkreasi dan menunjukkan karya terbaiknya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Pada penyelenggaraan tahun ini, Stemawa Moto Contest 2026 menghadirkan delapan kategori utama yang diperlombakan, yakni Matic Daily Use, Pelajar Matic, Pelajar Non Matic, Mio Series, Classic Fashion, Restorasi Fashion 2 Tak & 4 Tak, 2 Tak Series, serta Meet Up. Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan bergengsi melalui kategori The King Rookies, The King Profesional, dan The King Non Profesional sebagai bentuk apresiasi terhadap karya modifikasi terbaik para peserta.
Kepala SMK Ma’arif 1 Wates, Rahmat Raharja, menuturkan penyelenggaraan Stemawa Moto Contest merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan ruang kreatif yang mampu mengakomodasi minat dan bakat masyarakat, khususnya komunitas otomotif.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Stemawa Moto Contest menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar di bidang akademik, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan positif yang mengembangkan kreativitas, jejaring, dan kebersamaan di masyarakat,” ungkapnya.
Rahmat berharap Stemawa Moto Contest dapat terus berkembang sebagai agenda tahunan yang memberikan manfaat lebih luas bagi peserta maupun komunitas otomotif. Menurutnya, dunia otomotif tidak hanya berkaitan dengan kendaraan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat kebersamaan, serta membangun persahabatan antarpenggemar modifikasi motor.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa SMK Ma’arif 1 Wates terbuka untuk berkolaborasi, berinovasi, dan memberikan ruang bagi berbagai komunitas untuk berkarya,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan