MK Hapus Ancaman Pidana, Masyarakat Kini Bebas Gunakan Lambang Garuda
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Foto ilustrasi menulis menggunakan laptop. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Laptop yang mendadak melambat sering menjadi keluhan banyak pengguna, terutama saat digunakan untuk bekerja, belajar, atau menjalankan berbagai aplikasi secara bersamaan. Kondisi ini tidak hanya menghambat produktivitas, tetapi juga membuat pengalaman penggunaan menjadi kurang nyaman.
Meski demikian, laptop yang terasa lemot tidak selalu disebabkan oleh kerusakan komponen perangkat keras. Dalam banyak kasus, penyebab utama berasal dari penumpukan aplikasi yang berjalan di latar belakang, banyaknya program yang aktif saat proses startup, hingga file sampah yang memenuhi ruang penyimpanan.
Sebelum memutuskan membawa perangkat ke tempat servis atau membeli laptop baru, pengguna dapat mencoba beberapa langkah sederhana untuk mengoptimalkan kembali performa perangkat. Selain mudah dilakukan, cara ini juga tidak memerlukan biaya tambahan.
1. Menutup Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang
Salah satu penyebab laptop terasa lambat adalah banyaknya aplikasi yang tetap aktif meski tidak sedang digunakan. Program-program tersebut tetap mengonsumsi RAM dan sumber daya prosesor sehingga membebani sistem.
Untuk mengeceknya, pengguna dapat membuka Task Manager dengan menekan tombol Ctrl + Shift + Esc. Setelah itu, periksa aplikasi yang menggunakan memori atau CPU dalam jumlah besar. Jika tidak diperlukan, aplikasi tersebut dapat dihentikan dengan memilih End Task.
Langkah ini sering kali memberikan dampak langsung terhadap kecepatan sistem, terutama pada laptop dengan kapasitas RAM terbatas.
2. Menonaktifkan Program Startup yang Tidak Diperlukan
Semakin banyak aplikasi yang otomatis berjalan saat laptop dinyalakan, semakin lama proses booting berlangsung. Selain memperlambat startup, program tersebut juga terus menggunakan sumber daya sistem setelah perangkat aktif.
Pengguna dapat membuka Task Manager, lalu masuk ke tab Startup. Di bagian ini akan terlihat daftar aplikasi yang otomatis berjalan saat Windows menyala.
Pilih aplikasi yang jarang digunakan, kemudian klik Disable. Dengan mengurangi jumlah program startup, laptop dapat menyala lebih cepat dan bekerja lebih ringan.
3. Membersihkan File Sampah Secara Berkala
File sementara atau junk files yang menumpuk dapat mengurangi ruang penyimpanan dan memengaruhi performa sistem. Karena itu, pembersihan rutin sangat dianjurkan.
Salah satu cara termudah adalah menggunakan fitur Disk Cleanup di Windows. Pengguna cukup mengetikkan "Disk Cleanup" pada kolom pencarian, memilih drive sistem, lalu menghapus file sementara yang tidak diperlukan.
Selain itu, pengguna juga dapat membersihkan folder sementara dengan menekan Windows + R, kemudian mengetik temp, %temp%, dan prefetch secara bergantian untuk menghapus file yang sudah tidak dibutuhkan.
4. Menghapus Program yang Sudah Tidak Digunakan
Aplikasi yang tidak pernah digunakan tetap memakan ruang penyimpanan. Bahkan beberapa program masih menjalankan layanan tertentu di latar belakang tanpa disadari pengguna.
Untuk menghapusnya, buka Settings > Apps > Installed Apps, lalu pilih aplikasi yang sudah tidak diperlukan dan klik Uninstall.
Semakin sedikit aplikasi yang terpasang, semakin lega kapasitas penyimpanan dan semakin ringan beban kerja sistem.
5. Melakukan Restart Secara Rutin
Banyak pengguna membiarkan laptop tetap menyala selama berhari-hari tanpa melakukan restart. Padahal, restart berfungsi menyegarkan sistem dengan membersihkan cache sementara serta menghentikan proses yang tidak diperlukan.
Melakukan restart secara berkala juga membantu sistem mengoptimalkan kembali penggunaan memori. Kebiasaan sederhana ini sering kali mampu mengatasi berbagai masalah performa ringan yang muncul setelah penggunaan dalam waktu lama.
Menjaga Laptop Tetap Optimal
Perawatan rutin menjadi kunci utama agar laptop tetap responsif dalam jangka panjang. Dengan menutup aplikasi yang tidak diperlukan, mengurangi program startup, membersihkan file sampah, menghapus aplikasi yang tidak digunakan, serta melakukan restart secara berkala, pengguna dapat menjaga performa perangkat tetap stabil.
Langkah-langkah tersebut juga membantu memperpanjang usia perangkat dan mengurangi risiko penurunan kinerja yang sering terjadi akibat penggunaan sehari-hari. Karena itu, sebelum memutuskan mengeluarkan biaya untuk servis, tidak ada salahnya mencoba beberapa cara sederhana ini terlebih dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.