Aprilia Dominan di MotoGP 2026, Tapi Marc Marquez Tetap Ditakuti
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Cyberdeck/Reddit
Harianjogja.com, JOGJA—Di tengah dominasi perangkat teknologi seragam dari pabrikan besar, tren komputer rakitan bernama cyberdeck justru kembali mencuri perhatian, terutama di kalangan Gen Z. Fenomena ini muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap homogenisasi gadget modern sekaligus menjadi ruang ekspresi kreatif dalam dunia teknologi.
Newsweek mengungkapkan, Cyberdeck merupakan komputer portabel yang dirakit secara mandiri menggunakan berbagai komponen, umumnya berbasis sistem papan tunggal seperti Raspberry Pi. Perangkat ini dipadukan dengan layar kecil, keyboard, serta casing buatan sendiri yang sering kali berasal dari material daur ulang atau barang bekas.
Tidak seperti laptop produksi massal, setiap cyberdeck memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Hal inilah yang membuatnya menarik bagi komunitas pembuatnya, karena tidak ada dua perangkat yang benar-benar identik. Konsep ini menekankan kebebasan desain dan personalisasi penuh sesuai kebutuhan pembuatnya.
Secara filosofi, cyberdeck tidak hanya dipandang sebagai perangkat komputer, tetapi juga sebagai bentuk ekspresi diri. Gagasan ini banyak tersebar di media sosial, termasuk TikTok, di mana kreator seperti ubeboobey menekankan bahwa cyberdeck dirancang agar unik dan digunakan untuk tujuan masing-masing penggunanya.
Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru. Akar konsep cyberdeck dapat ditelusuri ke budaya cyberpunk dalam karya fiksi ilmiah seperti novel Neuromancer karya William Gibson. Namun dalam bentuk modern, cyberdeck berkembang dari tradisi DIY (do it yourself) komunitas teknologi awal yang gemar memodifikasi perangkat komputer.
Fungsi cyberdeck pun beragam. Sebagian pengguna menjadikannya konsol game retro yang mampu menjalankan gim klasik era 1980–1990-an, sementara yang lain menggunakannya sebagai server pribadi, perangkat coding, hingga sistem penyimpanan offline. Di kalangan komunitas keamanan siber, perangkat ini bahkan dimanfaatkan sebagai platform portabel untuk eksperimen teknis dan pengujian sistem.
Meski begitu, daya tarik utama cyberdeck saat ini bukan semata pada fungsinya, melainkan pada nilai kreativitas di balik proses pembuatannya. Banyak pengguna menilai perangkat ini sebagai simbol kebebasan dari standar industri teknologi yang seragam.
Perdebatan pun muncul terkait komersialisasi cyberdeck. Sebagian kreator berpendapat bahwa menjadikannya produk massal justru akan menghilangkan esensi utama dari hobi ini, yaitu eksperimen dan personalisasi.
Di tengah arus teknologi yang semakin serba instan, cyberdeck hadir sebagai pengingat bahwa perangkat digital tidak harus selalu seragam. Ia menjadi ruang alternatif bagi generasi muda untuk kembali mengendalikan teknologi—dengan cara yang lebih personal, kreatif, dan bebas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.