Pantai Gading vs Norwegia hingga Prancis vs Swedia, Ini Jadwal Lengkap
Jadwal Piala Dunia 2026 malam ini menampilkan Pantai Gading vs Norwegia, Prancis vs Swedia, dan Meksiko vs Ekuador di babak 32 besar.
Ilustrasi hujan meteor./Twitter
Harianjogja.com, JOGJA—Juli 2026 menjadi bulan yang menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan langit malam. Sejumlah fenomena astronomi akan berlangsung sepanjang bulan, mulai dari pertemuan beberapa planet, kemunculan galaksi Bima Sakti yang lebih jelas, hingga puncak hujan meteor yang dapat disaksikan tanpa peralatan astronomi khusus.
Fenomena yang paling dinantikan adalah puncak hujan meteor Southern Delta Aquariid pada akhir bulan serta kondisi langit gelap saat fase Bulan Baru yang menjadi waktu terbaik untuk mengamati pusat galaksi Bima Sakti. Laman National Geographic dan Time and Date mengungkapkan, kedua peristiwa ini diperkirakan menjadi daya tarik utama bagi pengamat langit di berbagai wilayah.
Rangkaian fenomena tersebut dimulai pada 4 Juli 2026, ketika planet Mars dan Uranus tampak berdekatan di langit malam. Mars akan terlihat lebih mudah karena cahayanya yang kemerahan dan terang, sedangkan Uranus membutuhkan bantuan teropong karena tampil sebagai titik kecil berwarna biru kehijauan.
Dua hari kemudian, tepatnya 6 Juli 2026, Bumi akan mencapai titik terjauh dari Matahari dalam orbit tahunannya. Fenomena yang dikenal sebagai aphelion ini sebenarnya tidak menimbulkan perubahan yang dapat dirasakan manusia secara langsung karena orbit Bumi hampir berbentuk lingkaran sempurna.
Pada 7 hingga 8 Juli 2026, perhatian pengamat langit dapat beralih ke arah timur menjelang subuh. Bulan akan tampak berdekatan dengan Saturnus, menciptakan pemandangan menarik yang mudah dikenali tanpa alat bantu.
Fenomena berikutnya terjadi pada 11 Juli 2026 saat Bulan sabit tipis, Mars, dan gugusan bintang Pleiades membentuk konfigurasi menyerupai segitiga di langit timur sebelum matahari terbit. Dengan bantuan teropong, gugusan Pleiades akan terlihat lebih jelas bersama detail permukaan Bulan.
Bagi pencinta fotografi malam dan astronomi, 14 Juli 2026 menjadi salah satu tanggal paling penting sepanjang tahun. Pada fase Bulan Baru, langit akan berada dalam kondisi paling gelap karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu pengamatan. Kondisi tersebut membuka peluang terbaik untuk melihat pusat galaksi Bima Sakti yang membentang seperti kabut bercahaya di langit selatan.
Agar pemandangan terlihat maksimal, pengamatan sebaiknya dilakukan di lokasi yang jauh dari polusi cahaya seperti kawasan pegunungan, pantai, atau daerah pedesaan yang minim lampu.
Fenomena menarik lainnya hadir pada 17 Juli 2026 ketika Bulan sabit tipis tampak berdampingan dengan Venus di langit barat sesaat setelah matahari terbenam. Venus yang dikenal sebagai Bintang Kejora akan menjadi salah satu objek paling terang di langit senja.
Menjelang akhir bulan, tepatnya 29 Juli 2026, dua fenomena berbeda akan berlangsung hampir bersamaan. Bulan akan memasuki fase Purnama Rusa atau Full Buck Moon, sebutan tradisional yang merujuk pada periode tumbuhnya tanduk baru rusa jantan di Amerika Utara.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Jupiter akan mengalami konjungsi dengan Matahari, sehingga posisinya berada di balik cahaya Matahari dari sudut pandang Bumi. Akibatnya, planet terbesar di Tata Surya tersebut tidak dapat diamati selama beberapa pekan.
Puncak rangkaian fenomena astronomi Juli 2026 terjadi pada malam 30 Juli hingga dini hari 31 Juli 2026. Hujan meteor Southern Delta Aquariid diperkirakan mencapai aktivitas tertinggi dengan potensi kemunculan sekitar 20 meteor per jam dalam kondisi langit gelap dan cerah.
Fenomena ini dapat diamati tanpa teleskop. Pengamat hanya perlu mencari lokasi yang minim cahaya dan mengarahkan pandangan ke langit terbuka selama beberapa waktu untuk meningkatkan peluang melihat meteor melintas.
Agar pengalaman mengamati langit lebih optimal, masyarakat disarankan memilih lokasi yang jauh dari lampu kota, memanfaatkan aplikasi peta bintang di ponsel, serta memberikan waktu sekitar 15 menit bagi mata untuk beradaptasi dengan kondisi gelap. Jika cuaca mendukung, Juli 2026 berpotensi menjadi salah satu bulan terbaik tahun ini untuk menikmati berbagai fenomena astronomi secara langsung dari Bumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Piala Dunia 2026 malam ini menampilkan Pantai Gading vs Norwegia, Prancis vs Swedia, dan Meksiko vs Ekuador di babak 32 besar.
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Kemensos dan Sari Roti memberdayakan 417 penerima PKH di DIY dan Jateng menjadi penjual roti melalui program pelatihan dan pendampingan.
Wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Bantul diimbau untuk mewaspadai keberadaan ubur-ubur saat bermain di kawasan tersebut.
Julian Quinones mencetak satu gol dan satu assist saat Meksiko menyingkirkan Ekuador dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vietnam mulai menerapkan denda hingga Rp34 juta bagi penyebar hoaks dan konten terlarang di media sosial mulai 1 Juli 2026.