Prancis vs Swedia: Deschamps Waspada, Ini Prediksi Skor dan Line Up
Prancis hadapi Swedia di 32 besar Piala Dunia 2026, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Tampilan pesawat elektrik hasil kolaborasi Toyota dan Joby Aviation. (Joby Aviation)
Harianjogja.com, AMERIKA SERIKAT — Raksasa otomotif Toyota memperkuat langkahnya di sektor mobilitas masa depan dengan menggandeng Joby Aviation melalui pembentukan aliansi manufaktur strategis. Kolaborasi ini ditandai dengan pendirian perusahaan patungan bernama Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Company yang berbasis di California, Amerika Serikat.
Dalam kerja sama tersebut, Toyota akan menguasai 51% saham perusahaan baru. Langkah ini melanjutkan komitmen investasi Toyota yang telah mengalir ke Joby Aviation sejak 2020, mencapai ratusan juta dolar AS.
Aliansi ini bertujuan menggabungkan keunggulan teknologi penerbangan elektrik milik Joby dengan sistem produksi efisien khas Toyota. Fokus awal perusahaan patungan ini adalah mempersiapkan produksi komersial pesawat listrik berkonsep lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL).
Ketua Toyota, Akio Toyoda, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan dalam menghadirkan mobilitas untuk semua.
“Sejak awal, kami berkomitmen menghadirkan mobilitas bagi semua orang. Mobilitas udara adalah perpanjangan alami dari visi tersebut—dari darat menuju langit,” ujar Toyoda dikutip dari Antara, Rabu (1/7/2026)
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan Joby menjadi tonggak penting menuju masa depan transportasi yang lebih terintegrasi.
“Kami percaya kemitraan ini akan mempercepat terwujudnya masyarakat dengan mobilitas masa depan yang lebih efisien dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Joby Aviation sendiri dikenal sebagai pionir dalam pengembangan taksi udara elektrik. Perusahaan ini menargetkan menghadirkan sistem transportasi terintegrasi yang menghubungkan perjalanan darat dan udara secara mulus, termasuk melalui kerja sama dengan maskapai dan platform transportasi global.
Pesawat yang dikembangkan Joby dilengkapi enam rotor dan empat paket baterai, mampu mengangkut empat penumpang serta satu pilot. Kendaraan udara ini diklaim mampu melaju hingga 322 kilometer per jam, menjadikannya salah satu solusi transportasi tercepat di masa depan.
Melalui kolaborasi ini, kapasitas produksi Joby diperkirakan akan meningkat signifikan. Selain itu, efisiensi biaya dan kualitas produksi juga menjadi fokus utama, guna memenuhi permintaan pasar global terhadap transportasi udara ramah lingkungan.
Langkah Toyota masuk ke industri taksi udara menjadi sinyal kuat bahwa persaingan di sektor mobilitas masa depan semakin ketat. Inovasi ini diprediksi akan mengubah cara manusia berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam beberapa dekade ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prancis hadapi Swedia di 32 besar Piala Dunia 2026, ini prediksi skor dan susunan pemain.
Terdakwa TPPU Andhi Nur Huda mengaku ada permintaan dana Rp21,5 miliar untuk Pilpres dalam sidang di Tipikor Semarang.
Pabrik penggilingan batu di Gunungkidul ditutup karena berdiri di tanah kas desa yang dilarang untuk aktivitas pertambangan.
Indonesia akan turun di 32 cabang olahraga Asian Games 2026 dengan 400 lebih atlet, persiapan difokuskan lewat program nasional.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.