2 Tahun Vakum, Adele Kembali ke Publik dengan Gaya yang Mengejutkan
Adele kembali ke publik setelah 2 tahun vakum. Penampilan barunya di London tuai komentar 'tak dikenali' dari penggemar. Simak perubahan dan spekulasi album bar
Foto ilustrasi STNK. /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Korlantas Polri mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait maraknya penyebaran informasi tidak benar atau hoaks mengenai program pemutihan pajak kendaraan bermotor di media sosial.
Informasi palsu tersebut umumnya beredar melalui akun yang mengatasnamakan instansi pemerintah atau lembaga terkait. Dalam sejumlah kasus, unggahan disertai tautan tertentu yang diklaim dapat digunakan untuk mengakses layanan pemutihan pajak kendaraan.
Padahal, tautan tersebut berpotensi menjadi sarana kejahatan siber yang dapat merugikan masyarakat. Karena itu, Korlantas Polri meminta masyarakat tidak sembarangan mengakses link yang sumbernya tidak jelas.
Salah satu modus yang banyak ditemukan adalah penyebaran tautan mencurigakan melalui profil maupun unggahan media sosial. Tautan tersebut biasanya menggunakan domain yang tidak umum, seperti berakhiran .click atau .xyz.
Korlantas menegaskan masyarakat harus lebih teliti sebelum membuka tautan yang beredar di internet. Pasalnya, pelaku kejahatan digital kerap memanfaatkan isu yang sedang ramai diperbincangkan untuk menjebak calon korban.
Risiko yang dapat muncul tidak hanya sebatas penyalahgunaan informasi pribadi. Tautan palsu juga berpotensi digunakan untuk mencuri data identitas, memasang malware atau virus ke perangkat pengguna, hingga mengakses akun perbankan dan layanan keuangan digital.
Ancaman tersebut dapat menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memastikan keaslian sumber informasi sebelum mengklik tautan atau memberikan data pribadi secara daring.
Selain mewaspadai tautan mencurigakan, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan Korlantas Polri maupun NTMC Korlantas Polri. Tidak semua akun yang menggunakan nama atau logo instansi merupakan akun resmi.
Informasi terkait pelayanan publik, termasuk program yang berkaitan dengan kendaraan bermotor, sebaiknya hanya diperoleh melalui kanal resmi yang telah terverifikasi.
Korlantas Polri juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan berbagai penawaran layanan yang beredar melalui media sosial, terutama jika disertai permintaan data pribadi atau transaksi tertentu.
Langkah paling aman adalah melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap setiap informasi yang diterima. Masyarakat juga disarankan untuk tidak mengunggah data pribadi, nomor identitas, maupun informasi perbankan kepada pihak yang belum jelas identitas dan legalitasnya.
Sebagai upaya pencegahan, Korlantas Polri mengimbau masyarakat mengakses informasi dan layanan hanya melalui kanal resmi. Informasi terkait layanan Korlantas dapat diperoleh melalui situs resmi Korlantas Polri serta akun media sosial resmi yang telah terverifikasi.
Dengan meningkatnya aktivitas digital masyarakat, kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan siber menjadi semakin penting. Verifikasi informasi sebelum mempercayai atau membagikannya dapat menjadi langkah sederhana untuk menghindari kerugian akibat hoaks maupun kejahatan digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Adele kembali ke publik setelah 2 tahun vakum. Penampilan barunya di London tuai komentar 'tak dikenali' dari penggemar. Simak perubahan dan spekulasi album bar
Panduan lengkap aktivasi rekening SimPel untuk pencairan PIP. Simak dokumen, cara aktivasi, dan manfaat rekening ini untuk kelancaran bantuan pendidikan Anda!
Seluruh pemain Timnas Inggris menyumbangkan match fee selama turnamen untuk berbagai lembaga amal melalui England Footballers Foundation. Dana yang terkumpul te
Penelitian ungkap penuaan ovarium bukan hanya soal sel telur, tapi seluruh ekosistem. Sistem saraf dan jaringan ikut berubah.
Panduan aman mengemudi mobil matic di tanjakan dan turunan. Kuasai teknik gigi rendah, engine brake, dan pengereman berirama untuk perjalanan nyaman!
Marc Marquez mengakui kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya jelang MotoGP Jerman 2026. Namun, rider Ducati itu optimistis menghadapi balapan di Sachsenring.