Mario Aji Finis ke-18 di FP1 Moto2 Inggris
Hasil FP1 Moto2 Inggris 2026: Manuel Gonzalez tercepat, pembalap Indonesia Mario Aji finis posisi ke-18 dengan selisih +1,691 detik di Silverstone.
Rem Cakram/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kebiasaan menyiram air pada rem cakram yang sedang panas masih sering dilakukan sebagian pengendara dengan alasan agar suhu cepat turun. Namun, tindakan tersebut justru dapat berisiko merusak komponen pengereman jika dilakukan saat kondisi rem masih sangat panas.
Rem cakram merupakan salah satu komponen vital kendaraan yang bekerja dengan memanfaatkan gesekan antara kampas rem dan piringan cakram untuk memperlambat laju kendaraan. Gesekan tersebut menghasilkan panas, terutama ketika kendaraan digunakan dalam kondisi berat seperti melewati jalan menurun panjang atau melakukan pengereman berulang.
Mengapa Menyiram Rem Panas Berbahaya?
Menurut ahli otomotif, rem cakram yang panas sebaiknya tidak langsung disiram air karena perubahan suhu secara tiba-tiba dapat memengaruhi kondisi material logam pada cakram. Saat bekerja, piringan cakram mengalami peningkatan suhu akibat gesekan. Ketika komponen logam yang masih sangat panas terkena air secara tiba-tiba, terjadi perubahan temperatur yang cepat.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan pemuaian dan penyusutan yang tidak merata pada material cakram. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi membuat piringan mengalami perubahan bentuk, retak, atau menurunkan performa pengereman. Selain itu, air yang masuk ke area sistem pengereman juga dapat memengaruhi komponen tertentu apabila proses pendinginan dilakukan secara tidak tepat.
Risiko Menyiram Rem Panas dengan Air
Beberapa risiko yang dapat terjadi akibat kebiasaan menyiram rem cakram panas antara lain:
Kerusakan pada sistem pengereman tentu berbahaya karena rem merupakan komponen utama yang berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara.
Penyebab Rem Menjadi Panas Berlebih
Rem cakram menjadi panas merupakan hal yang normal ketika bekerja. Namun, panas berlebih dapat terjadi karena beberapa faktor:
Pengendara perlu melakukan pemeriksaan rutin agar kondisi rem tetap optimal dan tidak mengalami gangguan saat digunakan.
Cara Tepat Mendinginkan Rem yang Panas
Jika rem terasa panas setelah digunakan secara intensif, pengendara disarankan tidak langsung menyiramnya dengan air. Cara yang lebih aman adalah:
Pendinginan secara alami memberikan waktu bagi komponen rem untuk kembali ke suhu normal tanpa mengalami perubahan temperatur secara mendadak.
Perawatan Rem untuk Performa Optimal
Untuk menjaga performa rem kendaraan, beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu:
Dengan memahami cara kerja dan perawatan rem cakram, pengendara dapat menghindari kerusakan yang tidak perlu serta menjaga keselamatan selama berkendara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil FP1 Moto2 Inggris 2026: Manuel Gonzalez tercepat, pembalap Indonesia Mario Aji finis posisi ke-18 dengan selisih +1,691 detik di Silverstone.
Tidur 12 jam saat akhir pekan tidak bisa menghapus utang tidur selama seminggu. Ahli menjelaskan dampak kurang tidur dan cara yang tepat menjaga kesehatan.
Nadin Amizah merilis single Moonlight yang ditulis sejak SMA. Lagu berbahasa Inggris ini menjadi pembuka album ketiga bertajuk Laika, Yang Ditinggalkan.
Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Garuda dominan, tetapi gol Ilhan Fandi memastikan t
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Audit pemerintah Korea Selatan mengungkap dugaan KFA membiayai layanan seksual bagi wasit asing menggunakan kartu kredit resmi organisasi saat laga kualifikasi