Dopamine 3.0 Resmi Hadir, Jadi Jailbreak Pertama yang Tembus iOS 26

Jumali
Jumali Rabu, 12 Agustus 2026 12:07 WIB
Dopamine 3.0 Resmi Hadir, Jadi Jailbreak Pertama yang Tembus iOS 26

Ilustrasi iphone 16. Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA— Setelah hampir satu tahun tanpa solusi jailbreak untuk sistem operasi terbaru Apple, komunitas pengguna iPhone akhirnya mendapatkan kabar yang ditunggu-tunggu. Pengembang jailbreak ternama Lars Fröder atau yang lebih dikenal dengan nama opa334 resmi merilis Dopamine 3.0, jailbreak pertama yang mendukung iOS 26.0 dan iOS 26.0.1.

Dllansir dari TechSpot, kehadiran Dopamine 3.0 menjadi tonggak penting bagi komunitas jailbreak global. Pasalnya, sejak iOS 26 diluncurkan pada September 2025, belum ada alat jailbreak yang mampu menembus sistem keamanan terbaru Apple.

Namun tidak semua pengguna iPhone bisa langsung mencobanya. Dukungan jailbreak iOS 26 saat ini masih terbatas untuk perangkat yang menggunakan chip A12 dan A13, termasuk seri iPhone XS, XR, iPhone 11, iPhone 11 Pro, iPhone 11 Pro Max, iPhone SE generasi kedua, serta iPad generasi ke-9.

Butuh 326 Hari untuk Menembus iOS 26

Dopamine 3.0 hadir sekitar 326 hari setelah peluncuran iOS 26, sebuah jeda yang menunjukkan semakin kuatnya sistem keamanan yang diterapkan Apple.

Selama bertahun-tahun, Apple terus memperketat perlindungan perangkat lunaknya untuk menutup berbagai celah yang sebelumnya sering dimanfaatkan pengembang jailbreak.

Keberhasilan Dopamine 3.0 menembus iOS 26 menjadi bukti bahwa komunitas pengembang independen masih aktif mencari cara untuk membuka akses yang lebih luas terhadap perangkat Apple.

Berbeda dengan jailbreak generasi lama, Dopamine 3.0 mengadopsi pendekatan rootless jailbreak. Metode ini tidak mengubah sistem file inti iOS sehingga dianggap lebih aman dan minim risiko dibandingkan jailbreak tradisional.

Seluruh file modifikasi disimpan pada lokasi terpisah sehingga proses pemasangan maupun penghapusan tweak dapat dilakukan tanpa mengganggu sistem utama perangkat.

Daftar iPhone yang Mendukung Jailbreak iOS 26

Untuk saat ini, dukungan Dopamine 3.0 pada iOS 26 hanya tersedia bagi perangkat dengan chip A12 dan A13.

Perangkat yang kompatibel meliputi:

  • iPhone XS
  • iPhone XS Max
  • iPhone XR
  • iPhone 11
  • iPhone 11 Pro
  • iPhone 11 Pro Max
  • iPhone SE Generasi Kedua
  • iPad Generasi ke-9

Sementara itu, perangkat yang menggunakan chip A14 hingga A17 belum mendapatkan dukungan jailbreak untuk iOS 26.

Meski demikian, Dopamine 3.0 tetap mendukung banyak perangkat Apple lainnya untuk versi iOS yang lebih lama.

Untuk rentang iOS 15 hingga iOS 18.7.1, perangkat dengan chip A8 hingga A13 disebut dapat menjalankan jailbreak secara penuh.

Sedangkan perangkat berbasis chip A14, A15, A16, A17 hingga prosesor Apple Silicon M1 dan M2 masih didukung hingga iOS 17.3.1.

Apa Itu Jailbreak?

Jailbreak merupakan proses menghapus pembatasan yang diterapkan Apple pada sistem operasi iOS.

Dengan jailbreak, pengguna dapat memasang aplikasi, tweak, dan modifikasi yang tidak tersedia melalui App Store resmi.

Pada era awal iPhone, jailbreak sangat populer karena memungkinkan pengguna mengubah tampilan sistem, mengakses file internal, hingga menjalankan aplikasi yang tidak disetujui Apple.

Namun seiring perkembangan iOS, banyak fitur yang sebelumnya hanya tersedia melalui jailbreak kini telah diadopsi secara resmi oleh Apple. Pengguna saat ini sudah dapat mengganti ikon aplikasi, menggunakan keyboard pihak ketiga, hingga melakukan berbagai personalisasi tanpa harus memodifikasi sistem.

Meski demikian, sebagian pengguna dan pengembang masih memanfaatkan jailbreak untuk kebutuhan eksperimen teknis maupun akses yang lebih mendalam terhadap perangkat.

Dopamine 3.0 sendiri menggunakan manajer paket Sileo dan Zebra yang memungkinkan pengguna menginstal berbagai tweak tambahan.

Karena bersifat open-source, kode sumber Dopamine juga tersedia secara publik sehingga dapat diperiksa dan dikembangkan oleh komunitas.

Risiko Jailbreak Masih Mengintai

Meski menawarkan kebebasan lebih besar, jailbreak tetap memiliki sejumlah risiko yang perlu dipertimbangkan pengguna.

Salah satu risiko terbesar adalah berkurangnya tingkat keamanan perangkat. Membuka akses sistem dapat menciptakan celah baru yang berpotensi dimanfaatkan oleh malware atau aplikasi berbahaya.

Selain itu, jailbreak juga dapat menyebabkan perangkat menjadi kurang stabil, memunculkan bug, hingga mengganggu proses pembaruan sistem di masa mendatang.

Dalam beberapa kasus, modifikasi sistem juga berpotensi memengaruhi dukungan layanan resmi dari Apple.

Karena alasan tersebut, banyak pakar keamanan siber tidak menyarankan jailbreak dilakukan pada perangkat utama yang digunakan untuk aktivitas harian, terutama jika perangkat menyimpan data penting atau digunakan untuk transaksi keuangan.

Masih Relevankah Jailbreak di Era iOS Modern?

Kehadiran Dopamine 3.0 membuktikan bahwa komunitas jailbreak masih hidup meski ruang geraknya semakin sempit.

Namun pertanyaan yang kini muncul adalah apakah jailbreak masih memiliki relevansi di era iOS modern yang semakin fleksibel dan kaya fitur.

Bagi sebagian pengguna, jailbreak tetap menjadi cara untuk mendapatkan kebebasan penuh atas perangkat yang mereka miliki. Namun bagi banyak pengguna lainnya, manfaat tersebut mungkin tidak lagi sebanding dengan risiko keamanan yang harus ditanggung.

Yang jelas, peluncuran Dopamine 3.0 menjadi salah satu peristiwa teknologi paling menarik tahun ini karena menandai berakhirnya penantian panjang komunitas jailbreak terhadap iOS 26.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online