Nguyen Xuan Son Cedera Parah, Vietnam Kehilangan Mesin Gol
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Instagram - StokCake
Harianjogja.com, JOGJA—Instagram memperkenalkan fitur baru bernama Pixel yang memungkinkan pengguna menyamarkan wajah orang atau objek tertentu di Stories dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Kehadiran fitur ini membuat pengguna tidak perlu lagi menutupi wajah secara manual menggunakan stiker, coretan, atau metode penyuntingan lainnya.
Fitur Pixel menarik perhatian karena proses penyamaran dilakukan melalui perintah teks. Pengguna cukup menjelaskan bagian foto yang ingin dibuat berpiksel, kemudian sistem AI Instagram akan mengenali objek yang dimaksud dan menerapkan efek secara otomatis.
Kehadiran fitur tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram. Selain menawarkan cara baru dalam mengedit foto, Pixel juga membuka kemungkinan penggunaan yang lebih luas dalam aktivitas berbagi konten di media sosial.
Pixel tersedia melalui editor Stories Instagram. Setelah memilih foto yang ingin diunggah, pengguna dapat membuka menu Effects dan memilih efek Pixel.
Pada tahap berikutnya, pengguna cukup memasukkan instruksi dalam bentuk teks untuk menentukan bagian foto yang ingin disamarkan.
Sebagai contoh, pengguna dapat menulis perintah seperti “blur/pixelate the person on the right” atau “blur/pixelate the person on the left” ketika mengunggah foto selfie yang menampilkan lebih dari satu orang.
AI Instagram kemudian akan mengenali orang yang dimaksud berdasarkan instruksi tersebut. Bagian yang dipilih akan dibuat berpiksel, sedangkan area lain dalam foto tetap ditampilkan secara normal.
Tingkat penyamaran juga dapat disesuaikan melalui instruksi yang diberikan pengguna. Dengan demikian, proses pemilihan objek tidak perlu dilakukan secara manual sebagaimana pada aplikasi penyuntingan foto konvensional.
Peluncuran Pixel langsung dikaitkan dengan tren soft launch yang selama beberapa tahun terakhir populer di media sosial.
Dalam unggahan yang memperkenalkan fitur tersebut, Instagram menyertakan kalimat “Soft launching? We got you.”
Istilah soft launch biasanya digunakan untuk menggambarkan cara seseorang memberi petunjuk mengenai hubungan asmara tanpa memperlihatkan identitas pasangan secara jelas kepada publik.
Sebelum hadirnya Pixel, pengguna umumnya hanya menampilkan sebagian tubuh pasangan, seperti tangan, bahu, atau bagian belakang kepala dalam unggahan foto.
Kini, keberadaan seseorang tetap dapat ditampilkan di dalam foto tanpa harus memperlihatkan wajah atau identitasnya secara jelas. Efek Pixel memungkinkan sosok tersebut tetap terlihat, tetapi lebih sulit dikenali.
Karena itu, sebagian pengguna media sosial melihat Pixel sebagai cara baru untuk melakukan soft launch. Di sisi lain, muncul pula perdebatan mengenai bagaimana perasaan seseorang ketika wajahnya sengaja dibuat berpiksel dalam unggahan pasangannya.
Di luar tren soft launch, Pixel memiliki fungsi yang lebih luas terkait privasi.
Fitur ini dapat digunakan untuk menyamarkan wajah anak-anak dalam unggahan Stories. Selain itu, wajah orang asing yang tidak sengaja masuk ke dalam foto juga dapat disembunyikan tanpa perlu proses penyuntingan yang rumit.
Pengguna juga dapat memanfaatkan Pixel untuk menutupi objek tertentu yang tidak ingin diperlihatkan kepada publik.
Kemampuan tersebut menjadi bagian dari pengembangan fitur penyuntingan berbasis AI yang terus diperluas oleh Meta di berbagai platformnya.
Pada Juli 2026, Meta memperkenalkan lebih dari 30 efek AI baru untuk Instagram Stories yang didukung model generatif bernama Muse Image.
Efek-efek tersebut dirancang untuk memudahkan pengguna mengedit foto menggunakan instruksi sederhana tanpa memerlukan kemampuan penyuntingan tingkat lanjut.
Meta menjelaskan bahwa Muse Image mampu memahami isi sebuah foto, termasuk pencahayaan, komposisi gambar, hingga subjek yang terdapat di dalamnya. Setelah memahami konteks foto, sistem akan melakukan penyuntingan berdasarkan perintah yang diberikan pengguna.
Untuk saat ini, Instagram memperlihatkan penggunaan Pixel pada fitur Stories. Ketersediaan fitur tersebut juga belum merata di seluruh wilayah karena peluncuran berbagai fitur AI Instagram dilakukan secara bertahap.
Dengan mekanisme berbasis perintah teks, Pixel menjadi salah satu fitur terbaru yang menunjukkan arah pengembangan Instagram menuju pengalaman penyuntingan foto yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Ombudsman siap menyampaikan fakta hasil sidak Lapas Cibinong kepada DPR setelah tak hadir dalam rapat Komisi XIII pada Senin.
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
BI terus mengembangkan Rupiah Digital yang memasuki tahap eksperimental transaksi lintas negara dan telah mendapat fatwa halal DSN.
Sampah pangkasan pohon mendominasi layanan TRC MAS JOS di Jogja dengan proporsi 63,3% dari sampah yang diangkut sepanjang 2026.
Guru pendamping siswa ABK di Sragen dilaporkan ke polisi setelah korban mengalami luka memar. Mediasi ketujuh kembali buntu.