Honda Odyssey di China Dapat Fitur Baru, Harga Mulai Rp400 Jutaan

Jumali
Jumali Selasa, 29 September 2026 10:07 WIB
Honda Odyssey di China Dapat Fitur Baru, Harga Mulai Rp400 Jutaan

Honda Odyssey yang dijual di China/Carnewschina

Harianjogja.com, JOGJA—Honda Odyssey mendapatkan penyegaran untuk pasar China dengan fokus utama pada kenyamanan kabin. Menariknya, perubahan cukup terasa pada varian paling bawah karena Honda kini membekalinya dengan layar tengah 12,3 inci yang sebelumnya absen.

Pembaruan tersebut membuat varian termurah Honda Odyssey tidak lagi hadir dengan perlengkapan yang terlalu minim. Selain layar hiburan, sejumlah fitur kenyamanan juga ditambahkan atau tersedia pada varian yang lebih tinggi.

Carnewschina melaporkan pada Selasa (29/9/2026), Honda Odyssey terbaru di China ditawarkan mulai 184.800 yuan atau sekitar Rp400 jutaan. Sementara varian Pro+ berada di kisaran Rp500 jutaan dan tipe tertinggi Max mencapai sekitar Rp525 jutaan.

Berbeda dari penyegaran yang berfokus pada mesin, Honda justru mempertahankan sistem penggerak lama dan mengarahkan perubahan pada interior serta kenyamanan penumpang.

Varian Termurah Kini Mendapat Layar 12,3 Inci

Salah satu perubahan paling mencolok terdapat pada layar tengah dasbor varian Pro yang menjadi tipe termurah. Layarnya berukuran 12,3 inci, bahkan lebih besar daripada layar 10,1 inci yang digunakan pada varian lebih tinggi.

Meski dimensinya besar, fungsi layar tersebut relatif sederhana. Sistem ini tidak dilengkapi perintah suara maupun navigasi bawaan, melainkan lebih diarahkan sebagai pusat konektivitas smartphone.

Pengguna dapat menghubungkan perangkat melalui Apple CarPlay, Huawei HiCar, dan Carlink. Dengan pendekatan tersebut, kebutuhan hiburan dan konektivitas lebih banyak mengandalkan perangkat milik pengguna.

Perubahan ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan Odyssey varian terbawah sebelumnya. Model lama dibanderol 175.900 yuan atau sekitar Rp380 jutaan, tetapi tidak memiliki sejumlah perlengkapan yang kini sudah tersedia.

Pada model sebelumnya, cruise control, kamera mundur, dan layar tengah dasbor tidak tersedia pada varian dasar. Bahkan, area yang seharusnya menjadi tempat layar hanya ditutup menggunakan panel kosong.

Setelah penyegaran, harga awal naik sekitar 9.000 yuan atau kurang lebih Rp20 jutaan. Sebagai gantinya, konsumen memperoleh kembali sejumlah fitur yang sebelumnya dihilangkan, meski cruise control tetap belum tersedia pada varian dasar.

Kenyamanan Penumpang Jadi Fokus

Perubahan Odyssey terbaru tidak berhenti pada sistem hiburan. Honda juga meningkatkan perlengkapan yang berhubungan langsung dengan kenyamanan penumpang, terutama pada varian yang lebih tinggi.

Jok depan dan baris kedua dapat dilengkapi pemanas, ventilasi, serta fungsi pijat, sementara setir berlapis kulit menjadi perlengkapan standar di seluruh varian.

Pada varian Pro+, jok baris pertama dan kedua mendapatkan fitur pemanas. Sementara pada tipe Max, perlengkapannya ditingkatkan dengan fungsi ventilasi dan pijat. Varian tersebut juga menggunakan kursi baris kedua bergaya captain seat atau kursi bergaya pesawat.

Sejumlah fitur tambahan juga tersedia untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan keluarga. Kulkas kecil yang terintegrasi di kabin dan layar hiburan plafon untuk penumpang belakang termasuk perlengkapan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, bukan seluruhnya menjadi perlengkapan standar setiap varian.

Fitur seperti ini semakin umum ditemukan pada MPV yang dipasarkan di China. Persaingan produsen tidak hanya berlangsung melalui mesin dan desain eksterior, tetapi juga melalui pengalaman penumpang di dalam kabin.

Dimensi Honda Odyssey China

Dari sisi ukuran, Honda Odyssey versi China memiliki panjang 4.861 mm, lebar 1.820 mm, dan tinggi 1.712 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.900 mm. Angka tersebut juga tercantum dalam data spesifikasi resmi GAC Honda.

MPV tersebut menggunakan konfigurasi tujuh penumpang dengan susunan 2+2+3. Tata letak ini membuat baris kedua memiliki dua kursi terpisah, sementara tiga penumpang dapat ditempatkan pada baris ketiga.

Untuk sistem suspensi, bagian depan menggunakan MacPherson, sedangkan bagian belakang memakai torsion beam atau batang torsi. Spesifikasi resmi GAC Honda juga mencantumkan konfigurasi suspensi tersebut.

Mesin Hybrid 2.0 Liter Tetap Dipertahankan

Tidak ada perubahan besar pada sektor performa. Honda tetap menggunakan sistem hybrid 2.0 liter i-MMD yang dipadukan dengan transmisi E-CVT.

Mesin bensinnya memiliki kapasitas 1.993 cc dengan tenaga maksimum 107 kW dan torsi 175 Nm. Motor listrik penggeraknya menghasilkan tenaga maksimum 135 kW dengan torsi 315 Nm.

Tenaga gabungan sistem mencapai 158 kW atau sekitar 212 daya kuda. Seluruh varian menggunakan transmisi E-CVT dan penggerak roda depan.

Untuk konsumsi bahan bakar, angka pengujian WLTC berada di kisaran 5,88 hingga 6,17 liter per 100 kilometer, bergantung pada varian. Data resmi GAC Honda juga mencatat penggunaan bensin 92 atau lebih tinggi.

Dengan demikian, penyegaran Odyssey kali ini memang lebih menitikberatkan pada pengalaman pengguna di dalam kabin daripada peningkatan tenaga.

Honda Odyssey China Berbeda dari Versi Amerika Utara

Honda Odyssey yang dipasarkan di China diproduksi melalui kerja sama GAC Honda. Model ini juga berbeda dari Odyssey berukuran lebih besar yang dipasarkan Honda di Amerika Utara.

Untuk pasar China, pendekatan yang digunakan lebih menonjolkan kepraktisan MPV keluarga dengan ruang kabin dan kenyamanan penumpang sebagai salah satu daya tarik utama.

GAC Honda sendiri masih mencantumkan Odyssey 2026 dengan dimensi 4.861 mm, wheelbase 2.900 mm, sistem hybrid 2.0 liter dan E-CVT dalam laman resminya.

Penjualan Odyssey di China

Penyegaran ini hadir ketika penjualan Honda Odyssey di China disebut berada di kisaran 800 unit per bulan selama empat bulan terakhir. Kondisi tersebut menjadi konteks penting bagi pembaruan yang kini lebih banyak menyasar fitur dan kenyamanan.

Dengan harga awal sekitar 184.800 yuan atau Rp400 jutaan, Honda memberikan sejumlah perlengkapan tambahan pada varian dasar dibandingkan model sebelumnya.

Bagi konsumen, perubahan paling mudah terlihat adalah kehadiran layar 12,3 inci pada varian termurah, sementara varian lebih tinggi mendapatkan tambahan kenyamanan seperti jok berpemanas, ventilasi dan pijat sesuai tingkat spesifikasinya.

Honda Odyssey terbaru di China pada akhirnya tidak menawarkan perubahan besar pada mesin, tetapi lebih banyak membenahi hal-hal yang langsung dirasakan penumpang selama perjalanan. Mulai dari konektivitas layar, jok yang lebih lengkap, hingga opsi perlengkapan kabin, pembaruan tersebut menjadi bagian dari upaya Honda mempertahankan Odyssey di tengah persaingan MPV di pasar China.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online