Honda Kembangkan SUV Murah Rp160 Jutaan untuk India

Jumali
Jumali Rabu, 30 September 2026 07:57 WIB
Honda Kembangkan SUV Murah Rp160 Jutaan untuk India

Logo Honda/Reuters-Michael Caronna

Harianjogja.com, JOGJA— Honda dikabarkan tengah menyiapkan SUV kompak untuk pasar India dengan target harga mulai sekitar Rp160 jutaan. Proyek yang masih dalam tahap pengembangan tersebut disebut sedang mengevaluasi penggunaan mesin dari Horse Powertrain, perusahaan patungan Renault Group dan Geely.

Laporan Cartoq menyebut SUV tersebut diarahkan untuk berada di rentang harga Rs9 lakh-Rs12 lakh atau sekitar Rp168 juta-Rp225 juta. Produksi disebut berpotensi dimulai pada Oktober 2028.

Namun, Honda belum mengonfirmasi secara resmi bahwa SUV tersebut akan menggunakan mesin Horse Powertrain. Nama model, spesifikasi teknis, platform, hingga jadwal produksi juga belum diumumkan sebagai bagian dari rencana peluncuran resmi.

Karena itu, informasi mengenai mesin maupun waktu produksi masih harus dipandang sebagai target proyek yang sedang dievaluasi, bukan kepastian bahwa SUV tersebut akan dipasarkan pada 2028.

SUV Honda Diposisikan di Bawah Elevate

Jika proyek tersebut terealisasi, SUV baru Honda akan menempati posisi di bawah Elevate dalam jajaran produk Honda Cars India. Harga Elevate saat ini tercantum mulai Rs11,80,700 atau sekitar Rp222 juta berdasarkan daftar harga resmi Honda Cars India.

Dengan rentang harga yang dilaporkan berada di Rs9 lakh-Rs12 lakh, SUV baru tersebut akan diarahkan ke segmen yang lebih terjangkau dibandingkan Elevate. Segmen ini juga menjadi salah satu area yang penting bagi produsen otomotif di pasar India.

Laporan Autocar Professional menyebut proyek tersebut sedang dievaluasi menggunakan platform Honda yang telah digunakan pada model yang dipasarkan di Indonesia. Akan tetapi, Honda belum mengungkap dimensi, desain, transmisi, output tenaga, maupun daftar fitur kendaraan tersebut.

Artinya, belum ada dasar untuk memastikan seperti apa bentuk final SUV tersebut. Begitu pula dengan pilihan transmisi dan konfigurasi teknis yang akan digunakan apabila proyeknya berlanjut ke tahap produksi.

Horse Powertrain Jadi Kandidat Pemasok Mesin

Hal yang cukup menarik dari proyek ini adalah kemungkinan Honda menggunakan mesin yang dikembangkan perusahaan lain. Horse Powertrain disebut sedang menjadi salah satu pihak yang dipertimbangkan untuk memasok mesin 1,2 liter bagi SUV tersebut.

Horse Powertrain merupakan perusahaan patungan Renault Group dan Geely, dengan Saudi Aramco sebagai salah satu pemegang sahamnya. Perusahaan tersebut mengembangkan teknologi mesin pembakaran internal, sistem hybrid, transmisi, serta range extender untuk kebutuhan berbagai produsen kendaraan.

Menurut laporan yang beredar, mesin yang sedang dibahas dapat mendukung sejumlah pilihan bahan bakar dan sistem penggerak, termasuk bensin, CNG, dan hybrid. Pendekatan tersebut dapat memberi Honda satu basis mesin untuk beberapa kebutuhan pasar India.

Meski demikian, belum ada konfirmasi Honda mengenai pemasok mesin tersebut. Dengan demikian, penyebutan Horse Powertrain dalam proyek ini masih berada pada tahap pembicaraan atau evaluasi.

Langkah menggunakan mesin eksternal juga akan berbeda dari pola Honda selama ini di India. Honda saat ini menggunakan mesin 1,2 liter pada Amaze dan mesin 1,5 liter pada City serta Elevate. Honda sendiri mencantumkan mesin 1,5 liter i-VTEC pada Elevate dengan tenaga 121 PS dan torsi 145 Nm.

Honda Ingin Pangkas Waktu Pengembangan

Pembahasan mengenai mesin eksternal tersebut muncul bersamaan dengan perubahan pendekatan Honda dalam mengembangkan kendaraan untuk pasar India. Produsen asal Jepang itu disebut ingin memangkas waktu pengembangan satu model baru dari sekitar 49 bulan menjadi sekitar 30 bulan.

Untuk mencapai target tersebut, sejumlah mitra eksternal diproyeksikan mendapat porsi pekerjaan yang lebih besar. Tata Technologies disebut terlibat dalam rekayasa kendaraan, sementara Tata Consultancy Services (TCS) diperkirakan berkontribusi dalam pengembangan sistem infotainment.

Penggunaan mitra sejak tahap awal pengembangan memungkinkan Honda memisahkan sejumlah pekerjaan teknis tanpa harus mengembangkan seluruh komponen kendaraan secara mandiri. Untuk proyek yang diarahkan ke segmen harga lebih rendah, pendekatan tersebut berkaitan dengan target pengendalian biaya sekaligus waktu pengembangan.

Meski begitu, target 30 bulan tersebut merupakan sasaran proses pengembangan Honda dan bukan berarti SUV yang diberitakan sudah pasti selesai dikembangkan dalam waktu tersebut.

Honda Sudah Konfirmasi Ada Model Strategis 2028

Honda Cars India sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang mengembangkan kendaraan strategis yang ditujukan khusus untuk pasar India dan direncanakan hadir pada 2028.

Dalam pengumuman resmi pada Juli 2026, Honda menyebut inisiatif terkait kendaraan strategis yang berorientasi pasar India tersebut telah memasuki fase eksekusi. Honda juga menyatakan India merupakan salah satu pasar prioritas dalam strategi pertumbuhan masa depan perusahaan.

Namun, Honda belum menghubungkan pengumuman tersebut secara langsung dengan SUV kompak yang disebut dalam laporan mengenai Horse Powertrain. Karena itu, keduanya belum dapat dipastikan sebagai proyek yang sama.

Jika rencana SUV kompak tersebut berlanjut, kisaran harga Rs9 lakh-Rs12 lakh akan menempatkannya di bawah atau berdekatan dengan harga awal Elevate. Sementara itu, keputusan mengenai mesin, platform, fitur, transmisi, dan waktu produksi masih menunggu perkembangan proyek serta konfirmasi resmi Honda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online