Agnez Mo Punya Memorabilia Permanen di Hard Rock Hollywood
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
All New Nissan Kicks e-Power./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Nissan melihat persaingan dengan produsen mobil Tiongkok akan semakin berat, terutama jika perusahaan-perusahaan tersebut mulai memproduksi kendaraan secara lokal di Meksiko. Kondisi itu dinilai dapat memperbesar tekanan harga di pasar otomotif Amerika Utara dalam beberapa tahun mendatang.
Chairman Nissan untuk kawasan Amerika, Christian Meunier, memperkirakan produsen mobil Tiongkok dapat mulai membangun kendaraan di Meksiko dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Kehadiran fasilitas produksi di negara tersebut akan membuat mobil Tiongkok lebih dekat dengan pasar Amerika Serikat sekaligus berpotensi mengurangi dampak tarif.
Menurut Meunier, Nissan sudah menyiapkan rencana untuk menghadapi perubahan tersebut. Salah satu fokus utamanya adalah menekan biaya produksi agar kendaraan Nissan dapat bersaing ketika produsen Tiongkok mulai melakukan produksi lokal di Meksiko.
"Kami memiliki rencana yang sangat agresif di Meksiko, terutama untuk menekan biaya agar kami dapat bersaing dengan produsen China ketika mereka mulai memproduksi secara lokal," ujar Meunier sebagaimana dilaporkan Auto News.
Perkiraan tersebut membuat Meksiko menjadi salah satu titik penting dalam persaingan industri otomotif. Negara tersebut berada dekat dengan Amerika Serikat dan sudah memiliki basis industri serta rantai pasok otomotif yang dapat mendukung kegiatan produksi kendaraan.
Meunier menggambarkan produk produsen Tiongkok sebagai tantangan yang sulit dihadapi sejumlah merek otomotif tradisional. Menurut dia, persoalannya bukan semata-mata kemampuan membuat kendaraan, tetapi juga harga yang ditawarkan kepada konsumen.
"Mereka memiliki produk yang layak, tapi semuanya dijual dengan harga murah," ujar Meunier dilansir CNBC.
"Kami tahu kami tidak bersaing dengan (produsen mobil) tersebut, melainkan bersaing melawan pemerintah mereka. Mereka menyerang dengan sangat agresif," sambungnya lagi.
Pernyataan mengenai dukungan pemerintah tersebut merupakan pandangan Meunier mengenai kondisi persaingan. Sejumlah analisis industri memang mencatat bahwa produsen Tiongkok berkembang dengan dukungan ekosistem manufaktur dan kebijakan industri di dalam negeri, sementara ekspansi mereka ke pasar global terus berlangsung.
Persaingan harga juga bukan persoalan yang hanya dihadapi Nissan. Di Meksiko, sejumlah merek Jepang dan Barat telah menghadapi tekanan dari merek-merek baru, terutama produsen Tiongkok yang menawarkan harga kompetitif serta fitur yang semakin lengkap. Data pasar yang dikutip El Economista menunjukkan pangsa Nissan di Meksiko turun dari 25 persen pada 2016 menjadi 15,9 persen pada 2026.
Saat ini, kendaraan merek Tiongkok yang masuk ke Meksiko masih menghadapi tarif 50 persen. Namun, situasinya dapat berubah jika produsen tersebut membangun fasilitas produksi di dalam negeri.
Dengan produksi lokal, kendaraan yang sebelumnya terkena tarif impor berpotensi dibuat dengan struktur biaya berbeda. Kondisi tersebut menjadi perhatian Nissan karena harga jual kendaraan dapat menjadi semakin kompetitif.
"Daya saing harga akan menjadi aturan main dalam lima tahun ke depan," ujar Meunier.
Meunier menilai merek Barat dan Jepang masih memiliki ruang untuk melakukan efisiensi biaya. Ia mencontohkan struktur pasokan dan biaya Nissan yang menurutnya belum cukup kompetitif jika harus berhadapan langsung dengan BYD dan produsen Tiongkok lain.
Nissan sendiri telah menjalankan program pengurangan biaya. Christian Meunier sebelumnya menyebut Nissan Americas telah mengarahkan penghematan sekitar US$2 miliar dalam biaya tetap dan variabel, sekaligus meningkatkan lokalisasi produksi untuk mengurangi tekanan biaya di kawasan Amerika Utara.
Strategi tersebut menjadi semakin penting karena Meksiko memiliki posisi strategis bagi Nissan. Perusahaan Jepang itu masih memproduksi sejumlah kendaraan untuk pasar Amerika Utara di negara tersebut, termasuk model-model yang berada di segmen harga lebih terjangkau.
Nissan tidak hanya mengandalkan pengurangan biaya untuk menghadapi produsen Tiongkok. Perusahaan juga melihat produk yang dikembangkan di China sebagai salah satu cara untuk memasuki persaingan di Amerika Latin.
Nissan berencana menjual sejumlah model yang diproduksi di China ke pasar Meksiko. Dengan strategi tersebut, kendaraan Nissan yang dikembangkan atau diproduksi di China dapat digunakan untuk menghadapi merek Tiongkok di pasar yang sama.
"Kami memanfaatkan peluang ini untuk membuat produk yang dikembangkan di China bersaing dengan produsen Tiongkok di Amerika Latin, karena jelas ini merupakan invasi besar dan cepat yang sedang terjadi," tutur Meunier.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa Nissan tidak melihat produksi di China hanya sebagai bagian dari rantai pasok. Perusahaan juga berupaya memanfaatkan kemampuan pengembangan dan produksi di China untuk menghadirkan kendaraan yang dapat berhadapan dengan produk pesaing di pasar Amerika Latin.
Meunier sebelumnya juga menyatakan bahwa Nissan tidak berencana membentuk kemitraan dengan perusahaan China di kawasan Amerika, tetapi perusahaan melihat masuknya merek Tiongkok ke Amerika Latin sebagai bagian dari perubahan kompetisi yang harus dihadapi.
Di sisi lain, Meunier memperkirakan merek Tiongkok pada akhirnya dapat memasuki pasar Amerika Serikat, meski menurut perkiraannya hal tersebut masih membutuhkan waktu setidaknya sekitar lima tahun. Sebelum itu terjadi, Meksiko diperkirakan menjadi salah satu medan penting persaingan karena lokasinya yang berdekatan dengan AS dan perkembangan industri otomotifnya.
Bagi Nissan, periode dua hingga tiga tahun mendatang menjadi waktu untuk mempersiapkan struktur biaya, produksi, dan produk sebelum kemungkinan perubahan tersebut terjadi. Sementara itu, pasar Meksiko akan tetap menjadi salah satu kawasan yang diperhatikan ketika produsen Jepang, Barat, dan Tiongkok berebut konsumen dengan strategi harga serta produk masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memorabilia Agnez Mo berupa dua wardrobe dari musik dan akting kini dipajang permanen di Hard Rock Hollywood, Los Angeles.
OpenAI meluncurkan Dots, agen AI berbasis GPT-6 Astra yang bisa bekerja mandiri 24 jam dan terhubung dengan lebih dari 4.000 aplikasi.
Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian hari ini, Rabu 30 September 2026, turun. Cek harga jual dan buyback lengkap semua ukuran.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
7 bahan ini sebaiknya dihindari saat membersihkan stainless steel karena bisa menyebabkan goresan, noda, kusam, hingga korosi.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.