FP1 Moto2 Jepang: Mario Aji P24, Gonzalez Jadi yang Tercepat
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.
BYD Atto1/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA— Pilihan mobil listrik dengan harga di bawah Rp200 juta masih tersedia di Indonesia pada 2026. Namun, selain harga, jarak tempuh menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon konsumen sebelum memilih kendaraan listrik.
Saat ini, setidaknya ada tiga model yang berada di bawah batas harga tersebut, yakni BYD Atto 1 Standard, Wuling Aira ev, dan Seres E1 B-Type. Jika melihat klaim jarak tempuh masing-masing, angka yang ditawarkan berada di kisaran 180 km hingga 301 km dalam sekali pengisian baterai.
Wuling Aira ev memiliki dua pilihan jarak tempuh, yakni Standard Range hingga 205 km dan Long Range hingga 301 km berdasarkan pengujian CLTC. Sementara itu, BYD Atto 1 Standard diklaim mampu menempuh hingga 300 km berdasarkan standar NEDC. Seres E1 B-Type memiliki jarak tempuh hingga 180 km.
Jika diurutkan berdasarkan angka klaim jarak tempuh, berikut gambaran tiga model mobil listrik yang masih berada di bawah Rp200 juta:
Wuling Aira ev Long Range: hingga 301 km (CLTC)
BYD Atto 1 Standard: hingga 300 km (NEDC)
Wuling Aira ev Standard Range: hingga 205 km (CLTC)
Seres E1 B-Type: hingga 180 km
Wuling Aira ev Long Range mencatat angka jarak tempuh paling tinggi, yakni hingga 301 km. Varian ini dibanderol Rp175 juta untuk wilayah Jakarta. Sementara itu, Aira ev Standard Range memiliki jarak tempuh hingga 205 km dengan harga Rp155 juta.
BYD Atto 1 Standard berada di kisaran harga Rp199 juta dengan klaim jarak tempuh hingga 300 km. Adapun Seres E1 B-Type dibanderol Rp189 juta dan memiliki jarak tempuh hingga 180 km.
Perlu dicatat, angka 301 km pada Aira ev dan 300 km pada Atto 1 tidak berasal dari standar pengujian yang sama. Wuling menggunakan CLTC, sedangkan BYD mencantumkan NEDC, sehingga angka tersebut tidak bisa digunakan untuk menyimpulkan bahwa kedua mobil memiliki kemampuan jelajah riil yang identik.
Berikut harga yang tercatat untuk model dan varian yang masih berada di bawah Rp200 juta, dengan acuan harga Jakarta:
| Model dan varian | Harga | Jarak tempuh |
|---|---|---|
| Wuling Aira ev Standard Range | Rp155 juta | 205 km (CLTC) |
| Wuling Aira ev Long Range | Rp175 juta | 301 km (CLTC) |
| Seres E1 B-Type | Rp189 juta | 180 km |
| BYD Atto 1 Standard | Rp199 juta | 300 km (NEDC) |
Harga Aira ev tersebut merupakan harga OTR Jakarta yang dipublikasikan Wuling. Harga dapat berbeda berdasarkan wilayah.
Dengan demikian, batas Rp200 juta tidak hanya menghadirkan satu pilihan. Konsumen dapat memilih mobil dengan harga lebih rendah seperti Aira ev Standard Range, atau mengambil varian dengan baterai dan klaim jarak tempuh lebih tinggi seperti Aira ev Long Range dan BYD Atto 1 Standard.
Aira ev merupakan model paling baru dalam daftar ini setelah diluncurkan Wuling pada Juli 2026. Mobil listrik tersebut tersedia dalam dua varian, Standard Range dan Long Range.
Standard Range menggunakan baterai berkapasitas 16,2 kWh dan memiliki klaim jarak tempuh hingga 205 km berdasarkan CLTC. Sementara Long Range menggunakan baterai 25,1 kWh dengan kemampuan jelajah hingga 301 km berdasarkan standar yang sama.
Kedua varian menggunakan motor listrik 30 kW dengan torsi 85 Nm. Wuling juga membekali Aira ev dengan sejumlah fitur keselamatan, termasuk Dual SRS Airbag, ISOFIX, ESC, Hill Hold Control, ABS, EBD, Electronic Parking Brake, Auto Vehicle Hold, dan TPMS.
Untuk penggunaan sehari-hari, perbedaan jarak tempuh antara kedua varian menjadi salah satu pertimbangan. Aira ev Standard Range menawarkan harga awal yang lebih rendah, sedangkan Long Range memberikan kapasitas baterai lebih besar dan klaim jarak tempuh hampir 100 km lebih jauh.
BYD Atto 1 Standard berada di ujung atas daftar harga mobil listrik di bawah Rp200 juta. BYD mencantumkan harga Rp199 juta OTR Jakarta untuk varian tersebut, dengan baterai 30,08 kWh dan jarak mengemudi hingga 300 km berdasarkan NEDC.
Dari sisi fitur, Atto 1 Standard dibekali kamera belakang, pengaturan kemiringan setir, dan layar infotainment 10,1 inci. Varian ini juga menggunakan pelek 15 inci dengan wheel cover serta lampu halogen projector.
Dengan harga hanya Rp1 juta di bawah batas Rp200 juta, Atto 1 Standard menjadi salah satu pilihan yang dapat dilirik konsumen yang menginginkan mobil listrik lima penumpang dengan klaim jarak tempuh 300 km.
Seres E1 B-Type merupakan pilihan dengan klaim jarak tempuh paling rendah di antara model yang dibahas. Mobil listrik tersebut dibanderol Rp189 juta dan memiliki kemampuan jelajah hingga 180 km.
Seres E1 menggunakan baterai LFP 13,8 kWh dan motor listrik 25 kW dengan torsi maksimum 100 Nm. Mobil ini memiliki konfigurasi empat penumpang dan ditujukan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Dari sisi fitur, Seres E1 B-Type dilengkapi ABS, EBD, Brake Assist, Hill Hold Control, kamera parkir, cruise control, dan beberapa mode berkendara.
Dengan jarak tempuh 180 km, pengguna perlu memperhitungkan pola perjalanan harian sebelum memilih varian ini, terutama jika mobil akan digunakan untuk aktivitas dengan jarak tempuh yang cukup panjang.
Angka 180 km, 205 km, 300 km, dan 301 km di atas merupakan klaim berdasarkan metode pengujian yang digunakan masing-masing produsen. Kondisi penggunaan sehari-hari dapat menghasilkan jarak tempuh berbeda karena dipengaruhi kecepatan, kondisi lalu lintas, suhu, beban kendaraan, penggunaan pendingin udara, hingga karakter jalan.
Perbedaan standar pengujian juga perlu diperhatikan. Aira ev menggunakan CLTC, sementara BYD Atto 1 menggunakan NEDC. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat angka jarak tempuh terbesar, tetapi juga menyesuaikannya dengan kebutuhan perjalanan dan akses pengisian daya.
Untuk konsumen yang mayoritas menggunakan mobil di dalam kota, pilihan dengan jarak tempuh 180–205 km dapat memenuhi kebutuhan perjalanan harian tergantung pola penggunaan. Sementara itu, varian dengan klaim sekitar 300 km memberikan ruang lebih besar sebelum kendaraan kembali membutuhkan pengisian baterai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.
BPJS Kesehatan memperkuat pelaksanaan JKN di DIY melalui pembiayaan layanan kesehatan, optimalisasi layanan digital, Mobile JKN, dan PANDAWA.
Bareskrim menetapkan empat korporasi sebagai tersangka kasus karhutla hingga 30 September 2026. Identitas perusahaan belum diungkap.
Diskominfo Kabupaten Magelang meluncurkan Si Jaring dan Sigap untuk memperkuat tata kelola pemerintahan digital, pengelolaan jaringan.
Rangkap jabatan Bahlil sebagai Menko dan Menteri ESDM disorot pengamat yang melihatnya dalam konteks penataan ulang koalisi pemerintah.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir