Indonesia Vs Thailand: Beda 24 Peringkat di Ranking FIFA
Ranking FIFA Indonesia vs Thailand terpaut 24 peringkat. Garuda di posisi 117, sedangkan Thailand menempati urutan 93 dunia.
MacBook Pro M2 - Apple
Harianjogja.com, JOGJA— Memilih laptop untuk desain grafis dan editing video tidak cukup hanya melihat prosesor atau kapasitas RAM. Kreator konten juga perlu memperhatikan kemampuan GPU, kualitas layar, kapasitas penyimpanan, sistem pendingin, serta mobilitas perangkat.
Bagi desainer grafis, editor video, fotografer, hingga kreator konten di Jogja, kombinasi spesifikasi tersebut akan menentukan seberapa nyaman laptop digunakan untuk pekerjaan sehari-hari. Terlebih bagi pengguna yang mengolah video 4K, membuat desain dengan banyak layer, atau melakukan rendering dalam waktu lama.
Berikut lima laptop yang dapat dipertimbangkan untuk kebutuhan kreatif, mulai dari perangkat premium dengan chip Apple hingga laptop Windows dengan GPU NVIDIA GeForce RTX.
MacBook Pro 16 inci dengan chip M3 Pro menjadi salah satu pilihan untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi sekaligus mobilitas. Apple membekali perangkat ini dengan CPU 12-core dan GPU 18-core.
Konfigurasi M3 Pro tersedia dengan memori terintegrasi mulai 18 GB dan penyimpanan SSD mulai 512 GB. Perangkat ini juga memiliki Media Engine yang mendukung akselerasi perangkat keras untuk sejumlah format video seperti H.264, HEVC, ProRes, dan ProRes RAW.
Bagian layar menjadi salah satu keunggulan utama. MacBook Pro 16 memiliki panel Liquid Retina XDR berukuran 16,2 inci dengan resolusi 3456 × 2234 piksel, cakupan warna luas P3, serta ProMotion dengan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.
Kecerahannya mencapai 1.000 nits secara berkelanjutan dan hingga 1.600 nits untuk konten HDR. Spesifikasi tersebut membuatnya menarik bagi pengguna yang membutuhkan layar dengan reproduksi warna dan kualitas visual tinggi.
Apple juga mengklaim daya tahan baterai hingga 22 jam untuk pemutaran film. Port yang tersedia mencakup tiga Thunderbolt 4, HDMI, slot kartu SDXC, dan MagSafe 3 sehingga fotografer maupun videografer tidak selalu harus membawa banyak adapter.
ASUS ROG Zephyrus G16 GU605 cocok untuk pengguna yang membutuhkan laptop bertenaga tetapi tetap memperhatikan desain dan portabilitas.
Untuk generasi 2025, ASUS menyediakan pilihan GPU hingga NVIDIA GeForce RTX 5070 dengan 8 GB GDDR7. Ada pula konfigurasi RTX 5060 dan RTX 5070 Ti dengan kapasitas VRAM berbeda. Karena itu, pembeli perlu mencermati kode konfigurasi sebelum melakukan transaksi.
Laptop ini menggunakan layar OLED 16 inci beresolusi 2560 × 1600 piksel. Panel tersebut menawarkan cakupan warna 100% DCI-P3, refresh rate 240 Hz, G-Sync, serta sertifikasi Pantone Validated.
Dengan RAM LPDDR5X 32 GB dan GPU RTX kelas atas, perangkat ini dapat menjadi pilihan bagi kreator yang menjalankan aplikasi desain, penyuntingan video, maupun pekerjaan grafis yang membutuhkan akselerasi GPU.
ASUS Vivobook Pro 15 OLED N6506 dapat menjadi alternatif bagi kreator yang menginginkan laptop dengan layar OLED dan fitur yang mendukung pekerjaan kreatif.
ASUS menawarkan perangkat ini dengan prosesor Intel Core Ultra dan GPU NVIDIA GeForce RTX 4050. Pada konfigurasi tertentu, laptop tersebut memiliki RAM DDR5 hingga 24 GB serta SSD PCIe 4.0 hingga 2 TB.
Layar OLED berukuran 15,6 inci memiliki resolusi 3K atau 2880 × 1620 piksel, refresh rate 120 Hz, serta cakupan warna 100% DCI-P3. Panel tersebut juga mendukung HDR dan sertifikasi Pantone Validated.
Untuk membantu pekerjaan kreatif, ASUS menyediakan fitur DialPad yang terintegrasi pada touchpad. Sementara itu, sistem pendingin IceCool Pro dirancang untuk mendukung total CPU dan GPU TDP hingga 125 Watt pada mode performa tertentu.
Laptop ini juga memiliki Thunderbolt 4 dan pembaca kartu SD sehingga transfer file dari kamera atau perangkat penyimpanan eksternal dapat dilakukan lebih praktis.
Bagi pengguna yang lebih mengutamakan performa untuk pekerjaan berat, Lenovo Legion Pro 5i Gen 9 layak masuk daftar pertimbangan.
Perangkat ini menggunakan prosesor Intel Core i7-14700HX atau Core i9-14900HX, dengan pilihan GPU NVIDIA GeForce RTX 4060 dan RTX 4070. Lenovo juga menyediakan konfigurasi memori dan penyimpanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Layar IPS 16 inci WQXGA beresolusi 2560 × 1600 piksel menjadi salah satu nilai jualnya. Pada konfigurasi tertentu, panel tersebut menawarkan refresh rate 240 Hz, kecerahan hingga 500 nits, cakupan 100% sRGB, serta dukungan fitur seperti Dolby Vision dan NVIDIA G-SYNC.
Sistem pendingin Legion ColdFront juga menjadi faktor penting bagi pengguna yang menjalankan workload berat dalam waktu lama. Dengan karakter tersebut, Legion Pro 5i lebih cocok bagi pengguna yang tidak terlalu mempermasalahkan bobot selama mendapatkan performa tinggi.
Acer Swift X 14 OLED dapat dipertimbangkan oleh desainer atau kreator yang lebih sering bekerja berpindah tempat.
Pada salah satu konfigurasi generasi terbaru, laptop ini menggunakan layar OLED 14,5 inci beresolusi 2880 × 1800 piksel dengan refresh rate 120 Hz. Memori LPDDR5X tersedia hingga 32 GB dan penyimpanan SSD PCIe NVMe 4.0 mencapai 1 TB.
Acer juga menyediakan Swift X 14 dalam beberapa konfigurasi prosesor dan GPU. Karena itu, spesifikasi seperti Core Ultra, RTX 4050 atau RTX 4060 dapat berbeda sesuai kode model yang dipilih.
Untuk mobilitas, bobot salah satu konfigurasi berada di kisaran 1,58 kg dengan baterai 76 Wh. Perangkat tersebut juga menyediakan HDMI, USB, USB4/Thunderbolt pada konfigurasi tertentu, serta pembaca kartu microSD.
Kombinasi ukuran yang relatif ringkas, layar OLED, GPU diskret, dan kapasitas RAM hingga 32 GB membuat Swift X 14 menarik bagi pekerja kreatif yang tidak selalu bekerja di satu tempat.
Memilih laptop untuk desain grafis dan editing video sebaiknya disesuaikan dengan jenis pekerjaan, bukan semata-mata berdasarkan merek atau harga.
Desainer yang mengutamakan akurasi warna dapat memprioritaskan panel dengan cakupan 100% sRGB atau DCI-P3. Sementara itu, editor video dan pengguna aplikasi 3D sebaiknya memperhatikan GPU, VRAM, RAM, serta kemampuan sistem pendingin.
Untuk pekerjaan video 4K dan proyek dengan banyak layer, RAM 32 GB atau lebih dapat memberikan ruang kerja yang lebih lega, sedangkan SSD berkapasitas besar akan membantu ketika harus menyimpan banyak footage dan aset proyek.
Bagi pengguna yang sering bekerja dari kafe, kampus, studio, atau lokasi klien di Jogja, bobot dan daya tahan baterai juga layak menjadi pertimbangan. Dengan mencocokkan spesifikasi tersebut dengan pola kerja, pembeli dapat memilih laptop yang tidak hanya cepat, tetapi juga nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ranking FIFA Indonesia vs Thailand terpaut 24 peringkat. Garuda di posisi 117, sedangkan Thailand menempati urutan 93 dunia.
Denza dan Xpeng menguasai 51,5% distribusi mobil premium Januari-Agustus 2026. BMW dan Mercedes-Benz berada di posisi berikutnya.
AFC menyiapkan Nations League mulai 2030. Kompetisi ini akan membagi 47 negara ke tiga divisi dan mengubah jalur kualifikasi Piala Asia serta Piala Dunia.
Konser Amal OM Lorenza akan digelar di Alun-Alun Wonosari, Jumat 9 Oktober 2026, sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Gunungkidul ke-196.
Angka pernikahan di Wonosari dan Gunungkidul menunjukkan tren menurun. Pendidikan, karier, ekonomi, jumlah penduduk, hingga relasi digital disebut menjadi fakto
5 rekomendasi laptop untuk desain grafis dan editing video dengan GPU bertenaga, RAM besar, serta layar berakurasi warna tinggi.