20 Merek China Serbu Paris Motor Show 2026, Bawa 7 Model Baru

Jumali
Jumali Selasa, 06 Oktober 2026 14:17 WIB
20 Merek China Serbu Paris Motor Show 2026, Bawa 7 Model Baru

Ilustrasi mobil listrik

Harianjogja.com, PARIS—Paris Motor Show 2026 akan menjadi salah satu panggung penting bagi produsen mobil China untuk memperkuat kehadiran mereka di pasar Eropa.

Pameran otomotif yang berlangsung mulai 12 Oktober 2026 tersebut diikuti sekitar 20 merek asal China. Sedikitnya tujuh model dari pabrikan Negeri Tirai Bambu telah dikonfirmasi akan menjadi bagian dari deretan peluncuran dan debut yang dinantikan di Paris.

Kehadiran tersebut memperlihatkan semakin beragamnya strategi produsen China di Eropa. Mereka tidak hanya membawa mobil listrik murni, tetapi juga SUV plug-in hybrid (PHEV), kendaraan listrik dengan teknologi extended range, hingga model yang menyasar segmen premium.

Daftar merek China yang akan tampil mencakup 212, Aito, BYD, Changan, Chery, Denza, Forthing, Foton, GAC, Geely, Jaecoo, Leapmotor, Li Auto, Lotus, Lynk & Co, Maxus, Omoda, Smart, Xpeng, dan Zeekr.

Geely Monjaro EM-i

Carnewschina melaporkan, salah satu model yang menarik perhatian adalah Geely Monjaro EM-i. SUV tersebut mengusung sistem PHEV dengan penggerak semua roda dan ditujukan untuk pasar ekspor.

Monjaro EM-i menggunakan mesin bensin turbo 1,5 liter yang dipadukan dengan dua motor listrik. Sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan 305 kW atau sekitar 409 hp.

Dengan kemampuan tersebut, SUV ini diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 5,8 detik. Baterai 29,8 kWh memungkinkan mobil menempuh hingga 130 km dalam mode listrik.

Dalam penggunaan gabungan, jarak tempuhnya diklaim mencapai 1.100 km dengan konsumsi bahan bakar sekitar 5,4 liter per 100 km. Monjaro EM-i sebelumnya telah hadir di sejumlah pasar di luar China dan kini dipersiapkan memasuki Eropa.

Lynk & Co 07 GT

Lynk & Co membawa 07 GT, sebuah station wagon yang menjadi model pertama dengan bentuk bodi tersebut dari merek itu.

Lynk & Co secara resmi menyebut 07 GT akan menjalani debut Eropa di Paris Motor Show 2026. Model ini sebelumnya telah diperkenalkan di China pada Juni 2026.

Sistem penggeraknya menggunakan teknologi PHEV EM-P. Untuk varian penggerak semua roda, mesin 1,5 liter bekerja bersama transmisi DHT tiga percepatan dan dua motor listrik.

Total tenaganya mencapai 390 kW atau 523 hp. Baterai 28,3 kWh memberikan jarak tempuh listrik hingga 170 km berdasarkan standar CLTC atau 139 km menurut WLTP, sedangkan jarak tempuh gabungannya diklaim mencapai 1.315 km.

Perbedaan angka CLTC dan WLTP penting diperhatikan karena kedua standar pengujian tersebut dapat menghasilkan angka jarak tempuh yang berbeda.

Li Auto i6 Jadi Debut Eropa

Li Auto i6 juga menjadi salah satu model yang menarik perhatian karena kehadirannya menandai langkah merek tersebut menuju pasar Eropa.

i6 merupakan crossover listrik dengan konfigurasi lima penumpang. Versi penggerak roda belakang menghasilkan tenaga 250 kW atau 335 hp, sedangkan varian penggerak semua roda mampu menghasilkan 400 kW atau 536 hp.

Masuknya Li Auto ke Paris menunjukkan bahwa persaingan mobil China di Eropa mulai bergerak ke segmen yang lebih beragam. Merek tersebut tidak hanya mengandalkan kendaraan listrik berukuran kecil atau menengah, tetapi juga crossover dengan performa yang lebih tinggi.

Xpeng G9L Bawa SUV Tiga Baris

Xpeng akan membawa G9L, SUV berukuran besar yang menawarkan konfigurasi tiga baris kursi.

Model tersebut dipersiapkan untuk pasar luar China dengan pilihan teknologi elektrifikasi yang mencakup versi listrik murni dan extended-range. Untuk versi listrik, tersedia baterai dengan kapasitas hingga 110 kWh.

Xpeng juga berencana memproduksi G9L di Graz, Austria. Langkah tersebut menunjukkan upaya produsen China untuk membangun pijakan yang lebih dekat dengan konsumen Eropa, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap ekspor langsung dari China.

Zeekr 9X Punya Tenaga 885 Hp

Jika berbicara soal tenaga, Zeekr 9X menjadi salah satu model paling mencolok dalam daftar tersebut.

SUV PHEV ini menggabungkan mesin 2,0 liter dengan dua motor listrik dan menghasilkan tenaga gabungan hingga 660 kW atau sekitar 885 hp. Akselerasi 0-100 km/jam dapat dicapai dalam 3,9 detik.

Zeekr menyediakan baterai 55 kWh yang menawarkan jarak tempuh listrik hingga 300 km berdasarkan standar CLTC atau 246 km WLTP. Pilihan baterai 70 kWh meningkatkan angka tersebut menjadi 380 km CLTC atau 312 km WLTP.

Tidak berhenti di sana, Zeekr 9X juga memiliki varian tiga motor dengan tenaga gabungan hingga 1.030 kW atau sekitar 1.381 hp. Varian tersebut diklaim mampu menempuh hingga 355 km dalam mode listrik berdasarkan standar CLTC.

Bukan Sekadar Pameran Mobil Baru

Kehadiran sekitar 20 merek China di Paris Motor Show 2026 menunjukkan perubahan peta persaingan industri otomotif Eropa.

Produsen China datang dengan kombinasi teknologi elektrifikasi, kemampuan performa tinggi, serta pilihan sistem penggerak yang semakin beragam. PHEV menjadi salah satu teknologi yang menonjol karena menawarkan jarak tempuh listrik sekaligus mesin pembakaran sebagai pendukung perjalanan lebih jauh.

Di sisi lain, sejumlah merek mulai membawa strategi yang lebih serius dengan menyiapkan model untuk pasar Eropa dan bahkan produksi lokal. Li Auto, Xpeng, Geely, Lynk & Co, serta Zeekr menjadi contoh bagaimana ekspansi tersebut tidak lagi terbatas pada penjualan kendaraan listrik berharga kompetitif.

Paris Motor Show 2026 akhirnya menjadi kesempatan bagi konsumen dan industri Eropa untuk melihat langsung seberapa jauh produsen China telah berkembang, sekaligus mengukur seberapa besar tekanan yang akan mereka berikan kepada merek-merek mapan di pasar tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online