Toprak Razgatlioglu Isi Bensin Eceran, Kenangan Mandalika Terulang
Toprak Razgatlioglu mengisi bensin eceran di Kuta Mandalika jelang MotoGP 2026. Ia punya sejarah kuat di sirkuit tersebut sejak era WSBK.
Ilustrasi kecelakaan/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Chery Indonesia buka suara setelah insiden terlepasnya as roda belakang SUV Omoda 5 di Malaysia viral di media sosial. Perusahaan menyatakan Chery Malaysia sedang melakukan investigasi untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian tersebut.
Dalam video dan foto yang beredar, bagian poros belakang kendaraan terlihat terpisah dari bodi, sementara kedua roda masih menempel pada komponen yang terlepas. Mobil kemudian terlihat berhenti melintang di jalan di kawasan Johor Bahru, Malaysia.
Chery Sales Indonesia menyatakan terus memantau perkembangan kasus tersebut. Perusahaan juga berkoordinasi dengan Chery Malaysia untuk menentukan langkah antisipasi yang diperlukan di Indonesia.
"Menanggapi perhatian publik terkait insiden pada OMODA 5 di Malaysia, Chery Indonesia terus memantau perkembangan situasi," kata perusahaan dalam pernyataan resmi, Rabu (7/10/2026).
"Saat ini, Chery Malaysia tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui kronologi dan penyebab kejadian, sementara Chery Indonesia terus berkoordinasi untuk memastikan langkah antisipasi yang diperlukan di Indonesia," lanjut pernyataan tersebut.
Chery belum menyatakan penyebab terlepasnya komponen belakang pada Omoda 5 dalam insiden terbaru tersebut. Karena itu, kerusakan yang terlihat dalam video tidak bisa langsung dikaitkan dengan cacat produksi atau masalah tertentu sebelum investigasi selesai.
Laporan AsiaOne menyebut insiden terjadi di Jalan Pandan, dekat AEON Mall Tebrau City, Johor Bahru, pada Selasa (6/10/2026). Bagian rear axle dan kedua roda terlihat berada di belakang kendaraan yang berhenti di jalan.
Kondisi kendaraan juga menunjukkan pintu belakang kanan mengalami penyok. Sebuah sepeda motor terlihat berada di sekitar lokasi, tetapi belum diketahui apakah kendaraan tersebut terlibat dalam kejadian atau kerusakan Omoda 5 terjadi karena faktor lain.
Kepolisian Johor juga belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab insiden tersebut. Dengan kondisi itu, dugaan yang beredar di media sosial belum dapat digunakan untuk memastikan sumber masalah.
Perhatian terhadap insiden terbaru semakin besar karena Omoda 5 pernah menghadapi persoalan rear axle di Malaysia pada 2024.
Chery Auto Malaysia ketika itu melakukan pemeriksaan dan product update terhadap kendaraan yang berpotensi terdampak. Dalam dokumen FAQ resminya, Chery menyebut rear axle yang bermasalah akan diganti, sedangkan kendaraan yang diperiksa juga mendapatkan daftar pemeriksaan komponen tersebut.
Chery Malaysia juga pernah menerbitkan pernyataan resmi pada April 2024 setelah menerima laporan mengenai masalah axle Omoda 5. Perusahaan mengatakan kendaraan pelanggan dibawa ke pusat servis untuk pemeriksaan dan investigasi.
Namun, catatan 2024 tersebut tidak boleh langsung dianggap sebagai penyebab insiden terbaru. Chery masih melakukan investigasi terhadap kendaraan yang mengalami kejadian pada Oktober 2026.
Perbedaan ini penting bagi pemilik maupun calon konsumen Omoda 5 di Indonesia. Insiden di Malaysia memang layak dipantau, tetapi penyebabnya harus menunggu hasil pemeriksaan resmi sebelum dikaitkan dengan masalah produksi sebelumnya.
Sambil menunggu hasil investigasi, Chery Indonesia meminta pemilik kendaraan melakukan pemeriksaan secara berkala.
"Kami mengimbau konsumen untuk tetap melakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin di bengkel resmi Chery guna memastikan kendaraan selalu berada dalam kondisi optimal," kata perusahaan.
Bagi pemilik Omoda 5 di Indonesia, imbauan tersebut menjadi langkah pencegahan yang bisa dilakukan sembari menunggu informasi lebih lanjut dari Chery. Pemeriksaan di bengkel resmi juga memungkinkan kondisi komponen kendaraan diperiksa berdasarkan prosedur pabrikan.
Chery Indonesia belum menyampaikan adanya kesimpulan bahwa unit Omoda 5 yang dipasarkan di Indonesia mengalami masalah serupa dengan kendaraan dalam insiden terbaru di Malaysia.
Karena itu, belum tepat menyimpulkan bahwa kualitas seluruh Omoda 5 bermasalah hanya berdasarkan satu kejadian yang penyebabnya masih diselidiki. Di sisi lain, riwayat product update terkait rear axle pada 2024 membuat hasil investigasi terbaru menjadi penting untuk diperhatikan.
Jika penyebab insiden Oktober 2026 sudah diketahui, informasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan tambahan atau langkah keselamatan lain bagi pemilik kendaraan.
Untuk saat ini, Chery Indonesia masih menunggu hasil investigasi Chery Malaysia. Bagi konsumen di Indonesia, perkembangan tersebut menjadi informasi penting untuk mengetahui apakah insiden terbaru memiliki hubungan dengan persoalan rear axle yang pernah muncul pada Omoda 5 sebelumnya atau merupakan kasus yang berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toprak Razgatlioglu mengisi bensin eceran di Kuta Mandalika jelang MotoGP 2026. Ia punya sejarah kuat di sirkuit tersebut sejak era WSBK.
WhatsApp memperbarui syarat minimum OS. Cek daftar HP Android dan iPhone yang tak lagi didukung serta cara mengecek versi sistem.
Teknologi antariksa ternyata hadir di balik kamera dan GPS HP. Simak 5 teknologi yang berkembang dari riset NASA hingga perangkat konsumen.
JABFEST 2026 digelar di The Ratan, Bantul, mengusung tema “Saksi Mata” untuk melawan pendangkalan melalui seni, sastra, buku, literasi, dan diskusi.
Kasus ISPA di DIY mencapai 13.677 pada minggu ke-38, naik 1.059 kasus. Dinkes mengingatkan warga mewaspadai cuaca panas, dehidrasi, dan heatstroke.
Jadwal bola malam ini 7 Oktober 2026 menghadirkan Buriram United vs Borneo FC dan sejumlah laga ASEAN Club Championship serta Turkish Cup.