Penjualan Mobil September Turun, tapi Masih Tumbuh 28,1 Persen

Jumali
Jumali Kamis, 08 Oktober 2026 16:07 WIB
Penjualan Mobil September Turun, tapi Masih Tumbuh 28,1 Persen

Pengunjung memadati ruang pamer mobil yang hadir diajang pameran automotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (24/7/2025). - Antara

Harianjogja.com, JOGJA— Penjualan mobil nasional pada September 2026 bergerak berlawanan jika dibandingkan dengan dua periode berbeda. Distribusi mobil dari pabrik ke dealer turun dibandingkan Agustus, tetapi masih mencatat pertumbuhan 28,1% dibandingkan September tahun lalu.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan wholesales September 2026 mencapai 79.540 unit. Jumlah tersebut turun sekitar 2,7% dibandingkan Agustus yang tercatat 81.756 unit.

Di sisi lain, angka September masih jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Wholesales September 2025 tercatat 62.090 unit, sehingga terjadi tambahan 17.450 unit dalam setahun.

Kondisi serupa terlihat pada penjualan retail, yakni kendaraan yang sudah berpindah dari dealer kepada konsumen. Retail sales September 2026 mencapai 81.243 unit, turun sekitar 2,6% dibandingkan Agustus yang mencapai 83.422 unit.

Namun, jika dibandingkan September 2025, retail sales justru tumbuh 27,4%. Pada bulan yang sama tahun lalu, penjualan dari dealer kepada konsumen berada di angka 63.766 unit.

Penjualan Mobil Januari-September 2026 Capai 679.020 Unit

Jika dihitung sejak awal tahun, pasar mobil nasional masih menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Wholesales Januari-September 2026 mencapai 679.020 unit, meningkat sekitar 21% dibandingkan periode yang sama 2025 yang berada di angka 561.405 unit.

Sementara itu, retail sales sepanjang Januari-September 2026 mencapai 676.223 unit. Angka tersebut tumbuh 15,4% dibandingkan capaian sembilan bulan pertama 2025 sebanyak 585.926 unit.

Dengan demikian, selisih antara wholesales dan retail sales secara kumulatif hanya 2.797 unit. Angka tersebut juga menunjukkan bahwa penjualan di tingkat konsumen sepanjang sembilan bulan 2026 masih berada sangat dekat dengan jumlah kendaraan yang didistribusikan pabrikan ke jaringan dealer.

Kondisi September sedikit berbeda. Retail sales justru lebih tinggi 1.703 unit dibandingkan wholesales, dengan masing-masing mencapai 81.243 unit dan 79.540 unit.

Pasar Mobil 2026 Masih Naik-Turun

Data bulanan Gaikindo menunjukkan pasar mobil nasional belum bergerak dalam pola kenaikan yang konsisten. Wholesales sempat mencapai 81.247 unit pada Februari, kemudian turun tajam menjadi 61.271 unit pada Maret sebelum kembali meningkat pada bulan-bulan berikutnya.

Pada Juli, wholesales mencapai 81.115 unit. Angka tersebut kemudian naik menjadi 81.756 unit pada Agustus sebelum kembali terkoreksi pada September menjadi 79.540 unit.

Pergerakan retail sales juga tidak sepenuhnya sama dengan wholesales. Setelah berada di 77.460 unit pada Juli, penjualan retail melonjak menjadi 83.422 unit pada Agustus, yang menjadi capaian bulanan tertinggi dalam periode Januari-September 2026.

Pada September, angka tersebut turun menjadi 81.243 unit. Meski terkoreksi secara bulanan, capaian tersebut masih lebih tinggi dibandingkan penjualan retail pada September tahun lalu.

Pertumbuhan Tahunan Masih Jadi Penopang

Jika hanya melihat pergerakan dari Agustus ke September, pasar mobil memang mengalami perlambatan. Akan tetapi, perbandingan tahunan menunjukkan pasar masih berada di level yang lebih tinggi daripada 2025.

Wholesales September tumbuh 28,1%, sedangkan retail sales meningkat 27,4%. Secara kumulatif, pertumbuhan hingga September juga masih tercatat positif, masing-masing 21% untuk wholesales dan 15,4% untuk retail sales.

Bagi konsumen, perbedaan antara angka wholesales dan retail sales juga penting dipahami. Wholesales menggambarkan distribusi kendaraan dari pabrikan ke dealer, sedangkan retail sales mencerminkan kendaraan yang terjual dari dealer kepada konsumen.

Karena itu, angka September tidak tepat dibaca hanya sebagai penurunan pasar. Data tersebut menunjukkan pasar mobil mengalami koreksi dibandingkan Agustus, tetapi secara tahunan dan akumulasi sembilan bulan pertama 2026 masih berada di atas capaian tahun sebelumnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online