Toyota Teratas, BYD Kalahkan Suzuki di Penjualan Mobil September

Jumali
Jumali Kamis, 08 Oktober 2026 16:37 WIB
Toyota Teratas, BYD Kalahkan Suzuki di Penjualan Mobil September

penampakan Toyota Land Cruiser FJ saat diuji di kawasan pantai wilayah DIY / Istimewa-TAM

Harianjogja.com, JOGJA— Toyota masih menjadi merek dengan distribusi mobil terbanyak di Indonesia pada September 2026. Di tengah dominasi merek Jepang, BYD mempertahankan posisi ketiga dan kembali mencatat angka penjualan di atas Suzuki serta sejumlah merek otomotif mapan lainnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota membukukan wholesales sebanyak 21.877 unit sepanjang September 2026. Angka tersebut merupakan distribusi kendaraan dari pabrik kepada dealer.

Daihatsu berada di posisi kedua dengan 11.558 unit. Sementara itu, BYD menempati peringkat ketiga setelah mencatat distribusi 6.031 unit. Capaian tersebut membuat BYD menjadi merek non-Jepang dengan posisi tertinggi dalam daftar wholesales September.

Suzuki berada tepat di bawah BYD dengan 5.316 unit. Posisi berikutnya ditempati Mitsubishi Fuso dengan 4.725 unit, Mitsubishi Motors 4.661 unit, dan Honda 3.466 unit.

Jaecoo melengkapi delapan besar dengan wholesales 3.400 unit. Dua posisi terakhir dalam daftar 10 merek dengan distribusi terbanyak ditempati Hino sebanyak 3.262 unit dan Isuzu sebanyak 3.155 unit.

BYD Ungguli Suzuki hingga Mitsubishi

Posisi BYD menjadi salah satu sorotan dari data September. Dengan 6.031 unit, distribusi BYD masih berada 715 unit di atas Suzuki yang mencatat 5.316 unit.

Jarak tersebut juga memperlihatkan bahwa BYD tidak hanya berada di atas Suzuki, tetapi juga meninggalkan Mitsubishi Motors yang membukukan 4.661 unit dan Honda dengan 3.466 unit pada periode yang sama.

Meski demikian, capaian BYD pada September sebenarnya turun dibandingkan bulan sebelumnya. Pada Agustus 2026, BYD mencatat wholesales 7.870 unit dan berada di posisi ketiga, di bawah Toyota dan Daihatsu.  

Dengan demikian, yang bertahan pada September adalah posisi peringkatnya, bukan jumlah unit yang dikirim ke dealer. BYD tetap berada di urutan ketiga meski distribusinya berkurang dibandingkan Agustus.

Toyota Masih Berjarak Jauh dari Pesaing

Toyota masih memiliki jarak yang cukup lebar dengan merek-merek di bawahnya. Dengan 21.877 unit, distribusi Toyota hampir dua kali lipat capaian Daihatsu yang berada di peringkat kedua dengan 11.558 unit.

Selisih Toyota dan Daihatsu mencapai 10.319 unit. Jika dibandingkan dengan BYD di posisi ketiga, jaraknya bahkan mencapai 15.846 unit.

Data tersebut menunjukkan dominasi Toyota pada tingkat distribusi pabrikan ke dealer masih sangat kuat. Posisi tiga besar juga belum berubah dari bulan sebelumnya, ketika Toyota, Daihatsu, dan BYD menempati urutan yang sama.  

Namun, persaingan di bawah dua pemain teratas lebih ketat. Suzuki, Mitsubishi Fuso, Mitsubishi Motors, dan Honda berada pada rentang penjualan yang lebih berdekatan dibandingkan jarak Toyota dengan para pesaingnya.

Retail Sales: Toyota dan BYD Kembali di Tiga Besar

Persaingan tersebut juga terlihat ketika menggunakan data retail sales, yakni penjualan kendaraan dari dealer kepada konsumen. Toyota kembali memimpin dengan penjualan 21.648 unit pada September 2026.

Daihatsu berada di posisi kedua dengan 12.317 unit, sedangkan BYD kembali menempati posisi ketiga dengan retail sales sebanyak 7.421 unit.

Pada tingkat konsumen, BYD bahkan mencatat jarak yang cukup besar dari Suzuki. Penjualan BYD mencapai 7.421 unit, sementara Suzuki berada di posisi keempat dengan 5.625 unit atau terpaut 1.796 unit.

Mitsubishi berada di peringkat kelima dengan 4.515 unit. Honda menyusul dengan 4.214 unit, kemudian Mitsubishi Fuso 4.168 unit. Jaecoo berada di posisi kedelapan dengan 3.400 unit, disusul Isuzu 3.067 unit dan Hino 2.824 unit.

Posisi Jaecoo menarik karena angka wholesales dan retail sales pada September sama-sama tercatat 3.400 unit. Sementara itu, Isuzu dan Hino bertukar posisi jika dibandingkan dengan daftar wholesales, dengan Isuzu berada di atas Hino dalam penjualan kepada konsumen.

Penjualan Mobil September Turun dari Agustus

Secara keseluruhan, persaingan antar-merek tersebut berlangsung ketika pasar mobil nasional mengalami koreksi secara bulanan. Total wholesales September mencapai 79.540 unit, turun dari 81.756 unit pada Agustus.

Dengan angka tersebut, penurunan wholesales secara bulanan sekitar 2,7%. Sementara retail sales September mencapai 81.243 unit, turun dari 83.422 unit pada Agustus atau sekitar 2,6%. 

Meski turun dibandingkan Agustus, pasar mobil September masih mencatat pertumbuhan kuat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Wholesales September 2026 tumbuh 28,1% secara tahunan menjadi 79.540 unit. 

Secara kumulatif, distribusi mobil sepanjang Januari-September 2026 mencapai 679.020 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Bagi konsumen, data tersebut menunjukkan persaingan pilihan merek di pasar mobil baru semakin beragam. Toyota dan Daihatsu masih menguasai dua posisi teratas, tetapi BYD mampu mempertahankan peringkat ketiga di tengah persaingan dengan Suzuki, Mitsubishi, Honda, serta merek lainnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online