Chery Recall 8.878 Omoda 5 di Malaysia, As Roda Belakang Terlepas Lagi

Jumali
Jumali Senin, 12 Oktober 2026 17:47 WIB
Chery Recall 8.878 Omoda 5 di Malaysia, As Roda Belakang Terlepas Lagi

Omoda 5/Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Chery Malaysia menarik kembali 8.878 unit Omoda 5 setelah terjadi insiden terlepasnya as roda belakang ketika mobil melaju di Johor Bahru, Malaysia. Penarikan ini kembali menyoroti aspek keselamatan SUV tersebut karena masalah serupa pernah memicu program recall pada 2024.

Insiden terbaru melibatkan Omoda 5 produksi 2023 dan dilaporkan tidak menimbulkan korban luka. Setelah kejadian itu, Chery bekerja sama dengan Departemen Transportasi Jalan Malaysia atau Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) untuk menyelidiki penyebab kerusakan.

Berdasarkan laporan CarNewsChina pada Senin (12/10/2026), penyelidikan menemukan sejumlah titik las pada trailing arm as roda belakang berpotensi tidak memiliki kekuatan yang memadai. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko sambungan las patah dalam keadaan ekstrem.

Chery Malaysia kemudian mengumumkan program penarikan kembali untuk memeriksa komponen yang terdampak dan menggantinya secara gratis jika diperlukan. Pemilik kendaraan juga dapat memeriksa apakah mobilnya masuk dalam cakupan recall melalui nomor identifikasi kendaraan atau Vehicle Identification Number (VIN).

Chery Omoda 5 Kembali Disorot karena Masalah As Roda

Masalah keselamatan pada Omoda 5 kembali menjadi perhatian setelah insiden terbaru di Johor Bahru pada 6 Oktober 2026. Foto dan rekaman yang beredar memperlihatkan bagian suspensi belakang beserta roda terlepas dari kendaraan.

Chery menyatakan hasil penyelidikan menemukan potensi kelemahan pada titik pengelasan komponen trailing arm. Komponen tersebut merupakan bagian dari suspensi yang membantu menjaga posisi roda belakang terhadap bodi kendaraan.

Produsen asal China itu menyebut desain yang menggunakan komponen terkait sudah tidak lagi diproduksi. Perusahaan juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan produksi 2023 dari kelompok produksi yang sama di pasar lain, sebagai langkah pencegahan.

Meski demikian, Chery belum merinci apakah temuan terbaru tersebut sepenuhnya sama dengan penyebab masalah pada program penarikan sebelumnya.

Recall Mencakup 8.878 Unit Varian C dan H

Program penarikan kembali terbaru mencakup 8.878 unit Omoda 5 varian C dan H di Malaysia. Chery akan memeriksa kendaraan yang terdampak dan mengganti komponen apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tindakan tersebut diperlukan.

Seluruh pemeriksaan dan penggantian komponen yang diperlukan dilakukan tanpa biaya bagi pemilik kendaraan yang masuk dalam program recall.

Chery Malaysia juga meminta pemilik Omoda 5 yang ingin memastikan kondisi kendaraannya untuk mengunjungi pusat servis resmi. Pemilik dapat menghubungi layanan pelanggan Chery Malaysia di nomor 03-9388 0888 untuk memperoleh informasi lebih lanjut.

Sementara itu, JPJ menangguhkan sementara Persetujuan Tipe Kendaraan atau Vehicle Type Approval (VTA) untuk model yang terdampak. Penangguhan tersebut membuat pendaftaran baru kendaraan terkait dihentikan sementara sampai penyelidikan teknis dan penanganan risiko keselamatan dinyatakan memadai.

JPJ juga meminta Chery mengidentifikasi kendaraan yang berpotensi terdampak berdasarkan nomor komponen, kelompok produksi, dan VIN. Selain itu, otoritas tersebut melakukan audit teknis terhadap proses produksi dan perakitan serta pemasok komponen as roda.

Bukan Kali Pertama, Omoda 5 Pernah Recall pada 2024

Kasus terbaru ini menjadi program penarikan kembali kedua untuk masalah as roda belakang Omoda 5 di Malaysia. Pada 2024, Chery pernah menarik sekitar 600 unit setelah muncul insiden serupa.

Dalam program sebelumnya, pemeriksaan mengidentifikasi 60 kendaraan yang diproduksi pada 15 Agustus 2023 dan memerlukan penggantian as roda belakang. Penyelidikan saat itu mengaitkan masalah dengan kalibrasi peralatan pengelasan yang tidak tepat.

Namun, belum ada keterangan yang memastikan apakah insiden pada Oktober 2026 memiliki penyebab teknis yang sama dengan kejadian 2024.

Varian Omoda 5 yang menjadi sasaran program terbaru juga sudah tidak lagi dipasarkan di Malaysia. Model tersebut digantikan oleh Chery O5 pada 2025, yang menggunakan sistem suspensi belakang berbeda.

Bagi pemilik kendaraan, informasi terpenting adalah memastikan apakah mobilnya termasuk dalam cakupan recall berdasarkan VIN, bukan hanya mengandalkan nama model atau tahun produksi. Adapun penarikan 8.878 unit yang diumumkan ini berlaku di Malaysia; belum ada informasi dalam sumber yang dirujuk yang memastikan kendaraan Omoda 5 di Indonesia masuk dalam program yang sama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online