Nilai Pasar Pemain Timnas Indonesia Naik, Elkan Baggott Tertinggi
Nilai pasar sejumlah pemain Timnas Indonesia meningkat setelah FIFA ASEAN Cup 2026. Elkan Baggott, Maarten Paes, dan Nathan Tjoe-A-On masuk daftar.
Whatsapp - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—WhatsApp mulai menguji fitur penjadwalan pesan yang memungkinkan pengguna mengatur waktu pengiriman secara otomatis. Fitur ini dapat digunakan untuk mengirim pesan pribadi maupun grup, tetapi aksesnya masih terbatas bagi pengguna WhatsApp beta di Android.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna menyiapkan pesan lebih awal tanpa harus menekan tombol kirim tepat pada waktu yang diinginkan. Pesan akan dikirim sesuai jadwal yang ditentukan, termasuk ketika perangkat pengirim sedang tidak terhubung ke internet.
Mengutip laporan GSMArena pada 12 Oktober 2026, fitur penjadwalan pesan ini mendukung teks, tautan, foto, dan video. Untuk konten visual, pengguna baru dapat menjadwalkan satu foto atau satu video dalam setiap pesan.
Pengguna yang sudah memperoleh akses ke fitur ini dapat menjadwalkan pesan langsung dari ruang percakapan. Caranya, ketik pesan seperti biasa, kemudian ketuk dan tahan tombol kirim untuk membuka pilihan tanggal dan waktu pengiriman.
Pesan dapat dijadwalkan paling cepat 10 menit dari waktu saat ini hingga maksimal dua minggu ke depan. Rentang tersebut memungkinkan pengguna menyiapkan pesan untuk beberapa jam kemudian atau merencanakan ucapan dan pengingat jauh-jauh hari.
Setelah dijadwalkan, pesan akan masuk ke bagian khusus pada informasi percakapan. Melalui bagian tersebut, pengguna dapat melihat dan mengelola pesan yang masih menunggu waktu pengiriman.
Pesan juga dapat dihapus sebelum jadwal pengiriman tiba. Jika pesan dibatalkan sebelum terkirim, penerima tidak akan mendapatkan notifikasi mengenai pesan terjadwal yang dihapus tersebut.
Pesan terjadwal tetap dilindungi enkripsi
WhatsApp juga menerapkan enkripsi end-to-end pada pesan terjadwal, sebagaimana pesan lainnya di platform tersebut. Dengan sistem ini, isi pesan dilindungi selama proses komunikasi antara pengirim dan penerima.
Fitur ini turut mendukung percakapan grup. Namun, ada ketentuan khusus mengenai anggota grup yang dapat menerima pesan.
Pesan terjadwal hanya akan dikirim kepada anggota yang sudah tergabung dalam grup ketika pesan dibuat. Anggota yang baru bergabung setelah penjadwalan dilakukan tidak akan menerima pesan tersebut.
Penerima juga tidak akan diberi tahu bahwa pesan dikirim menggunakan fitur penjadwalan. Pesan akan diterima seperti pesan WhatsApp biasa.
Hingga 13 Oktober 2026, fitur penjadwalan pesan masih tersedia bagi sebagian pengguna yang mengikuti program beta WhatsApp di Android melalui Google Play Store.
Laporan WABetaInfo menyebut fitur tersebut hadir pada pembaruan WhatsApp beta Android versi 2.26.40.7 dan mulai digulirkan secara bertahap kepada penguji. Artinya, tidak semua pengguna beta langsung memperoleh akses setelah memperbarui aplikasi.
WhatsApp belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran fitur ini untuk seluruh pengguna. Karena masih dalam tahap pengujian, cara kerja maupun ketersediaannya juga dapat berubah sebelum dirilis secara luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nilai pasar sejumlah pemain Timnas Indonesia meningkat setelah FIFA ASEAN Cup 2026. Elkan Baggott, Maarten Paes, dan Nathan Tjoe-A-On masuk daftar.
MotoGP mulai mendenda pembalap yang tidak mengikuti Hero Walk minimal 10 menit. Denda awal mencapai 5.000 euro dan meningkat jika pelanggaran berulang.
Media Vietnam menyoroti isu 10 pemain naturalisasi Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030. Benarkah PSSI sudah menyiapkan daftar pemain?
Sertifikasi mediator diperlukan untuk memperkuat kemampuan hukum keluarga, mediasi syariah, dan penyelesaian sengketa secara digital.
WhatsApp gagal diperbarui di Android atau iPhone? Simak penyebab dan cara mengatasinya, mulai dari koneksi internet hingga ruang penyimpanan.
DLH Bantul menyebut limbah PT IBD di Pantai Cangkring belum memenuhi baku mutu dan IPAL perusahaan belum berfungsi optimal