15 Mobil Matic Bekas di Bawah Rp100 Juta, Harga Mulai Rp55 Juta

Asa An Yahdiani
Asa An Yahdiani Kamis, 15 Oktober 2026 12:47 WIB
15 Mobil Matic Bekas di Bawah Rp100 Juta, Harga Mulai Rp55 Juta

Daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta per 15 Oktober 2026, mulai Mazda CX-5 Rp55 juta hingga Honda Brio Rp99 juta. /Harian Jogja.

Harianjogja.com, JAKARTA—Pasar mobil bekas bertransmisi otomatis dengan harga di bawah Rp100 juta masih menawarkan beragam pilihan pada Oktober 2026. Berdasarkan penawaran di OLX, Caroline.id, dan IBID Astra per 15 Oktober 2026, harga mobil dalam daftar ini berkisar Rp55 juta hingga Rp99 juta.

Pilihan tersebut mencakup berbagai segmen, mulai dari city car, multi purpose vehicle (MPV), hingga sport utility vehicle (SUV). Beberapa model yang tersedia antara lain Honda Brio, Toyota Avanza, Nissan March, Toyota Innova, dan Mazda CX-5.

Honda Brio keluaran 2013 menjadi unit dengan harga penawaran tertinggi, yakni Rp99 juta. Sementara itu, Mazda CX-5 keluaran 2012 menjadi yang termurah dengan banderol Rp55 juta.

Berikut daftar 15 mobil matic bekas di bawah Rp100 juta berdasarkan tahun produksi, jarak tempuh, dan harga penawaran per 15 Oktober 2026.

Daftar 15 Mobil Matic Bekas di Bawah Rp100 Juta

Honda Brio (2013)

Jarak tempuh: 80.000–85.000 km
Harga: Rp99.000.000

Toyota Avanza (2010)

Jarak tempuh: 215.000–220.000 km
Harga: Rp79.000.000

Nissan March (2016)

Jarak tempuh: 135.000–140.000 km
Harga: Rp94.000.000

Nissan Grand Livina (2017)

Jarak tempuh: 115.000–120.000 km
Harga: Rp94.000.000

Mazda Biante (2014)

Jarak tempuh: 170.000–175.000 km

Harga: Rp94.000.000

Nissan Juke (2011)

Jarak tempuh: 120.000–125.000 km
Harga: Rp93.000.000

Toyota Calya (2019)

Jarak tempuh: 70.000–75.000 km
Harga: Rp92.000.000

Toyota Corolla Altis (2012)

Jarak tempuh: 110.000–115.000 km
Harga: Rp91.000.000

Daihatsu Sigra (2023)

Jarak tempuh: 95.000–100.000 km
Harga: Rp90.000.000

Chevrolet Trax (2016)

Jarak tempuh: 180.000–185.000 km
Harga: Rp86.000.000

Honda Mobilio (2015)

Jarak tempuh: 111.104 km
Harga: Rp61.000.000

Toyota Innova (2012)

Jarak tempuh: 201.112 km
Harga: Rp66.000.000

Nissan X-Trail (2015)

Jarak tempuh: 126.765 km
Harga: Rp66.000.000

Mazda CX-5 (2012)

Jarak tempuh: 128.119 km
Harga: Rp55.000.000

Toyota Agya (2014)

Jarak tempuh: 55.000–60.000 km
Harga: Rp75.000.000

Harga tersebut merupakan harga penawaran yang tercantum pada 15 Oktober 2026. Ketersediaan unit, kondisi kendaraan, dan harga transaksi akhir dapat berbeda ketika calon pembeli menghubungi penjual.

Honda Brio Termahal, Mazda CX-5 Paling Murah

Honda Brio tahun 2013 menjadi mobil dengan harga tertinggi dalam daftar, yaitu Rp99 juta. Mobil tersebut ditawarkan dengan jarak tempuh 80.000–85.000 km.

Sebaliknya, Mazda CX-5 tahun 2012 menjadi unit dengan harga terendah, yakni Rp55 juta. Jarak tempuh kendaraan tersebut tercatat 128.119 km.

Tiga mobil ditawarkan dengan harga yang sama, yaitu Rp94 juta. Ketiganya adalah Nissan March tahun 2016, Nissan Grand Livina tahun 2017, dan Mazda Biante tahun 2014.

Sementara itu, Toyota Avanza tahun 2010 ditawarkan Rp79 juta dengan jarak tempuh 215.000–220.000 km. Toyota Innova tahun 2012 dibanderol Rp66 juta dengan jarak tempuh 201.112 km.

Jarak tempuh menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan saat membandingkan mobil bekas. Kendaraan dengan odometer tinggi perlu diperiksa secara menyeluruh, terutama pada bagian mesin, transmisi otomatis, kaki-kaki, dan komponen lain yang berpotensi mengalami keausan.

Usia Kendaraan Tidak Selalu Menentukan Harga

Tahun produksi bukan satu-satunya faktor yang menentukan harga mobil bekas. Kondisi kendaraan, reputasi merek, ketersediaan suku cadang, permintaan pasar, dan riwayat perawatan juga memengaruhi nilai jual.

Daihatsu Sigra tahun 2023, misalnya, ditawarkan Rp90 juta meski menjadi mobil termuda dalam daftar. Harganya masih lebih rendah dibandingkan Honda Brio tahun 2013 yang dibanderol Rp99 juta.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan tahun produksi dan harga. Riwayat servis, kondisi transmisi otomatis, kelengkapan dokumen, serta kemungkinan kendaraan pernah mengalami kecelakaan atau terendam banjir juga perlu diperiksa.

Kondisi aktual kendaraan penting untuk menilai apakah harga yang ditawarkan sebanding dengan kualitas unit. Pemeriksaan menyeluruh dapat membantu memperkirakan biaya perbaikan yang mungkin diperlukan setelah pembelian.

Kelebihan dan Kekurangan Membeli Mobil Bekas

Mobil bekas memiliki sejumlah kelebihan bagi pembeli dengan anggaran terbatas. Harga pembeliannya umumnya lebih terjangkau dibandingkan mobil baru, sementara depresiasi nilai yang terjadi pada tahun-tahun awal pemakaian telah berlangsung.

Dengan anggaran yang sama, pembeli juga berpeluang mendapatkan kendaraan dari kelas atau model yang lebih tinggi. Meski demikian, keuntungan tersebut perlu dipertimbangkan bersama kondisi kendaraan dan potensi biaya perawatan.

Mobil bekas yang telah digunakan selama bertahun-tahun berpotensi mengalami keausan pada mesin, transmisi otomatis, dan kaki-kaki. Kondisi tersebut dapat membuat pembeli perlu menyiapkan anggaran tambahan untuk perawatan berkala maupun penggantian komponen.

Riwayat kendaraan juga perlu menjadi perhatian. Bekas kecelakaan, kerusakan akibat banjir, atau perawatan yang tidak teratur belum tentu terlihat dari tampilan luar.

Risiko ini perlu diperhatikan terutama pada kendaraan dengan jarak tempuh lebih dari 200.000 km, seperti Toyota Avanza tahun 2010 dan Toyota Innova tahun 2012 yang masuk dalam daftar.

Harga Mobil Bekas Bisa Berbeda Antardaerah

Lokasi penjualan turut memengaruhi harga mobil bekas. Perbedaan permintaan konsumen, ketersediaan unit, biaya pengiriman, dan preferensi pasar setempat dapat menyebabkan harga kendaraan yang sama berbeda antardaerah.

Di kota besar seperti Jakarta, jumlah unit yang ditawarkan cenderung lebih banyak sehingga pembeli memiliki lebih banyak pilihan untuk membandingkan harga. Sebaliknya, di daerah dengan pasokan terbatas, harga penawaran bisa lebih tinggi.

Calon pembeli juga perlu memperhitungkan pajak kendaraan serta biaya balik nama atau mutasi nomor polisi apabila mobil berasal dari wilayah berbeda. Pengeluaran tersebut menambah total anggaran di luar harga pembelian kendaraan.

Sebelum bertransaksi, pilih penjual dengan reputasi yang jelas. Dealer, platform jual beli yang menyediakan layanan inspeksi, atau penjual yang bersedia menunjukkan riwayat kendaraan dapat menjadi pilihan untuk dipertimbangkan.

Pastikan dokumen seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan faktur sesuai dengan identitas kendaraan. Pemeriksaan oleh mekanik independen juga dapat membantu menilai kondisi mesin, transmisi otomatis, dan komponen lainnya.

Hindari mengambil keputusan hanya karena harga penawaran terlihat murah. Pastikan kondisi kendaraan dan kelengkapan dokumennya telah diverifikasi sebelum melakukan pembayaran.

Perlu dicatat, seluruh harga dalam daftar merupakan harga penawaran per 15 Oktober 2026, bukan harga transaksi final. Harga dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada kondisi kendaraan, lokasi penjualan, ketersediaan unit, dan hasil negosiasi dengan penjual.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online