Franco Morbidelli Kena Long Lap Penalty di MotoGP San Marino
Franco Morbidelli mendapat long lap penalty di MotoGP San Marino setelah dinilai mengganggu Enea Bastianini di Tikungan 13.
TOKYO-Produsen kamera asal Jepang, Olympus berencana meluncurkan produk terbarunya, Olympus PEN E-P5, akhir Mei mendatang.
Seperti diwartakan Techradar, Jumat (10/5/2013), kamera yang dibanderol dengan harga US $ 1.399 ini menggunakan menggunakan sensor dengan 16,1 juta pixel. Hasilnya, kualitas gambar yang dihasilkan lebih baik dari generasi sebelumnya.
Pihak Olympus juga melakukan perbaikan utama pada rana mekanik pada PEN E-P5, sehingga memiliki kemampuan kecepatan maksimum 1/8.000 detik untuk menangkap suatu objek. Ini adalah yang pertama di dunia untuk kamera sistem kompak dan biasanya disediakan untuk DSLR profesional, seperti Nikon D4.
PEN E-P5 juga dilengkapi dengan Wi-Fi yang bisa langsung terkoneksi dengan IOS dan Android. Bahkan kamera ini dapat dikendalikan dari smartphone atau tablet, foto juga langsung bisa diunggah ke situs jejaring sosial dan sejenisnya.
Sama 5-axis, image stabilisation system dengan sejumlah perbaikan juga dapat ditemukan di PEN E-P5. Adapun dari segi desain, produk ini juga mirip dengan kamera PEN sebelumnya. Seperti pendahulunya, kamera ini memiliki layar sentuh kapasitif 3 inci yang bisa dimiringkan.
Fitur menarik lainnya adalah fokus manual, 12 filter seni digital dan masuknya Photo Story - sebuah fitur yang memungkinkan Anda untuk membuat montages di-kamera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Franco Morbidelli mendapat long lap penalty di MotoGP San Marino setelah dinilai mengganggu Enea Bastianini di Tikungan 13.
Presiden Dewan ICAO Toshiyuki Onuma meninjau fasilitas pelatihan dan navigasi udara Indonesia yang berstandar internasional.
Kereta kelinci membawa 46 warga Desa Beji terguling di Gunung Pegat Klaten. Empat penumpang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
AISITS merekam jejak Virgo Transport 8 hingga pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knot sebelum sinyal kapal berhenti terdeteksi.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Muskot Percasi Solo 2026 berlangsung panas. Peserta mempersoalkan kehadiran klub baru, sementara pimpinan rapat menyebutnya dinamika organisasi.