Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
JAKARTA— Setiap orang punya ciri khas sendiri, yang berbeda dengan orang lainnya. Kelebihan dan kekhasan itu bisa dikelola, agar lebih percaya diri dan menjadi dirinya sendiri.
"Masyarakat harus bisa mengelola emosi dan rasa egois di dalam dirinya, agar menjadi suatu nilai yang positif," kata Magdalena Wenas, Presiden PR Society of Indonesia, dalam Media Workshop yang diadakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) di Jakarta, Kamis (16/5/2013).
Dia menjelaskan perkembangan teknologi informasi sekarang ini sangat luas, dan itu membuat semuanya menjadi lebih mudah, serta bisa membantu dalam mengembangkan diri.
"Tapi, secanggih apa pun teknologi, kalau tidak digunakan dengan baik dan tak diimbangi dengan pengelolaan emosi, akan menjadi bumerang bagi dirinya sendiri," ungkap perempuan yang juga psikolog ini.
Dia juga menuturkan saat ini untuk melihat kepribadian seseorang bisa diketahui dari caranya mempergunakan gadget.
"Semakin sering seseorang melakukan gonta-ganti statusnya di facebook, atau update di BBM [BlackbBerry Messenger], itu mencerminkan bagaimana karakter orang tersebut," ujarnya.
Misalnya orang itu suka memakai bahasa yang 'lebai', katanya, itu memperlihatkan kalau orang itu suka 'lebai' juga. Atau orang yang suka pamer sesuatu di statusnya, itu menunjukkan kalau dia suka pamer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa