Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Harianjogja.com, JOGJA-Penguin tidak hanya dikenal sebagai binatang lucu dengan berbagai keunikan, termasuk cara berjalan yang geal-geol macam model di catwalk. Binatang yang hidup di benua dingin ini ternyata memiliki perilaku unik lain yang tidak pernah diketahui sebelumnya.
Dalam sebuah jurnal penelitian, New Journal of Physics, yang dilansir dari popsci.com, penguin ternyata berjalan zigzag agar tetap hangat. Perilaku burung yang tidak bisa terbang ini merupakan cara mereka beradaptasi dengan suhu amat rendah yang bisa mencapai minus 50 derajat Celsius atau sekitar minus 58 derajat Fahrenheit.
Para penguin akan berkumpul membentuk suatu koloni dan berjalan mengombak untuk saling menghangatkan diri dan bertahan dari hembusan angin yang dapat mencapai 200 kilometer per jam.
Ribuan ekor penguin ini akan selalu bergerak bersama, meski sesekali satu ekor di antaranya bergeser dari koloni. Pergeseran akan membentuk sebuah pola seperti gelombang yang terjadi di antara kerumunan penguin.
Para peneliti menemukan penguin bereaksi terhadap pergerakan salah satu di antara mereka. Artinya, seekor penguin akan melangkah ke depan ketika melihat seekor penguin lainnya di depannya maju. Adapun penguin yang berada di belakangnya juga akan melangkah ke depan, begitu pula penguin lainnya akan menyesuaikan hingga barisan paling depan.
Keunikan pola yang ditampilkan tersebut memang tidak hanya terjadi pada koloni penguin saja. Penelitian lain juga mengemukakan sebuah pola sama terbentuk pada kerumunan burung dan juga ikan. Namun, ini terjadi pada hewan-hewan yang berkoloni dan bukan pada hewan yang hidup individual. Pada intinya, gelombang ini akan tercipta karena hewan dalam koloni tersebut saling bereaksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.