Fitur OTA Mobil Listrik Disebut Bisa Jadi Celah Serangan Siber
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Logo Samsung (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, SEOUL-Pabrikan ponsel pintar Samsung dikabarkan bakal meluncurkan produk terbarunya, Galaxy Alpha, besok [Rabu (13/8/2013)].
Dilansir dari Cnet, sejumlah media di Korea telah melaporkan bahwa mereka mendapatkan informasi terkait dengan kepastian tanggal peluncuran ponsel pintar terbaru langsung dari Samsung.
Samsung Galaxy Alpha dilengkapi prosesor octacore dengan RAM 2 GB, bersistem operasi OS Android 4.4 Kitkat dan memiliki memory internal 32 GB.
Sementara dari material yang digunakan, Samsung melakukan perubahan. Jika sebelumnya, pabrikan asal Korea Selatan tersebut menggunakan material plastik, kali ini Galaxy Alpha terbuat dari logam seperti produk Apple iPhone.
Selain Galaxy Alpha, dalam waktu dekat, Samsung juga dikabarkan bakal meluncurkan produk terbarunya, Samsung Galaxy Note 4. Namun, sampai kini belum ada kepastian ponsel pintar yang sempat tampil di pameran IFA trade show di Jerman pada awal September tersebut kapan meluncur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan dari Palur menuju Yogyakarta.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 22 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Rest day membantu memulihkan otot, mencegah cedera, dan menjaga kebugaran tubuh. Simak manfaat dan cara menjalankannya dengan tepat.
Kebakaran hutan terbesar di Spanyol menghanguskan 26.000 hektar lahan dan memaksa sekitar 1.200 warga mengungsi di Guadalajara.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.