Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Salah satu produk motor trail Yamaha (JIBI/Harian Jogja/Totalmotorcycle)
Harianjogja.com, BOGOR — Sepeda motor Yamaha di Indonesia sudah cukup beragam. Berbagai segmen seperti bebek, matik, motor sport hingga motor gede (moge) sudah ada. Tapi ada 1 yang belum digelutinya, yakni motor Trail.
Menurut GM Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo, jika ditanyakan tertarikah Yamaha main di motor Trail atau off-road? Pasti jawabannya tertarik, tapi harus ada beberapa faktor terlebih dulu.
Eko menjelaskan, motor Trail itu merupakan motor hobi, berbeda dengan segmen motor lainnya yang memang digunakan untuk sehari-hari.
"Kalau minimal bisa terjual 5.000 unit perbulannya mungkin itu bisa dipertimbangkan," ucap Eko di sela-sela peluncuran GT125 edisi Garuda di Hotel Lor In Sentul, Bogor beberapa waktu lalu.
Lanjutnya, walaupun tetap memaksakan untuk membawa motor Trail, Yamaha Indonesia punya alternatif yakni membawanya dengan cara import. Jadi, motor Trail Yamaha yang sudah ada di luar dijual di Indonesia.
"Itu mungkin alternatifnya jika memang kita akan main di motor Trail. Tapi untuk saat ini belum ada, kita lihat dulu saja perkembangannya nanti," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Program UKDW Scholarship membuka kesempatan bagi siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 18 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.