Big Bang dan Wonder Girsl Reuni, Sunye Berbagi Kesan Pertama Kali Bertemu Taeyang
Episode terbaru channel ZIP Daesung di Youtube menghadirkan anggota Big Bang dan wonder Girls, Sunye dan Yubin. Pertemuan ini bisa dikatakan reuni
Rusa bertaring (Dailymail)
Harianjogja.com, JOGJA-Hallowen memang sudah berlalu, tapi rusa dengan gigi taring panjang ala drakula sampai saat ini masih 'mengintai' perbukitan Afganistan.
Hewan Kashmir bertaring ini terbilang langka. Dapat dikatakan penampakkannya tahun ini menjadi yang pertama setelah 60 tahun.
Meski tampangnya menyeramkan, tetapi gigi taring ini sama sekali tidak digunakan untuk menghisap darah. Melainkan untuk menarik perhatian rusa betina.
Menurut Wildlife Conservation Society (WCS), di Asia ada sekitar tujuh hewan yang memiliki spesifikasi serupa. Namun rusa jenis Kashmir ini hanya tinggal di hutan liar yang ada di timur laut Afganistan. Sementara jumlah populasi rusa bertaring ini semakin sedikit. Dari catatan tertulis yang dimiliki pihak terkait di provinsi Nuristan, Afganistan, rusa bertaring ini terakhir tampak pada tahun 1948. Jurnal Oryx juga menyebutkan spesies ini akan punah mengingat luas habitat hewan tersebut kian berkurang.
Makhluk ini semakin langka karena banyak orang yang memburu. Pasalnya rusa bertaring ini dapat menghasilkan aroma khas yang dapat digunakan sebagai bahan produksi parfum dupa dan obat-obatan. Saking berharganya, di pasar perdagangan liar, harga kelenjar aroma dari hewan ini dijual lebih mahal daripada emas. Harga jualnya berkisar US$45 per Kg, sedang harga emas saat ini US$37,624 per Kg.
Ahli zoologi menjelaskan gigi taring rusa ini berfungsi sebagai gading dan digunakan saat musim kawin. Setiap rusa jantan akan saling bertarung menggunakan taring itu untuk membuktikan siapa yang terhebat dan menarik perhatian rusa betina.
Tim survei mencatat tahun ini ada lima penampakan rusa, jumlah itu termasuk rusa jantan di tiga tempat yang berbeda, satu anak rusa betina dan satu rusa betina dewasa. Seluruh hewan ini terlihat di daerah dengan bebatuan terjal yang berada di padang rumput alpine maupun semak-semak tinggi seperti juniper dan rhododendron.
Menurut tim, rusa kashmir ini sulit sekali ditemukan dan diabadikan dalam bentuk gambar. Mungkin karena warna bulunya mirip dengan daun-daun atau rerumputan, sehingga foto yang dihasilkan terlihat samar. Meski keberadaannya masih belum jelas, para ahli mengatakan spesies dan habitat asli rusa kashmir di Afganistan ini harus dilindungi.
"'Musk deer [sebutan untuk rusa yang aroma] adalah salah satu harta hidup Afghanistan, "kata asisten penulis, WCS Deputi Direktur Program Asia, Peter Zahler.
'Spesies langka ini dan satwa liar lain seperti macan tutul salju, adalah warisan alam bangsa Afganistan. Kami berharap penelitian dan penemuan akan segera stabil agar WCS dan mitra lokal dapat mengevaluasi kebutuhan konservasi spesies ini."
Sebagai tindak nyata perlindungan terhadap spesies ini, masyarakat setempat telah dilatih untuk melakukan penelitian dan perlindungan. Upaya ini diharapkan dapat menjaga populasi dan habitat rusa kashmir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Episode terbaru channel ZIP Daesung di Youtube menghadirkan anggota Big Bang dan wonder Girls, Sunye dan Yubin. Pertemuan ini bisa dikatakan reuni
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.