WhatsApp Uji Fitur Perluas Foto AI di iPhone
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Ilustrasi operasional drone atau pesawat tanpa awak. (JIBI/Harian Jogja/Reuters)
Harianjogja.com, CALIFORNIA -- Perusahaan action camera, GoPro berencana mengembangkan usahanya dengan membuat drone komersial, tahun depan.
Wall Street Journal, Kamis (27/11/2014) melaporkan, produk terbaru dari GoPro tersebut sekilas mirip dengan drone saat ini. Hanya saja, GoPro akan menggunakan multi-rotor yang dapat dipasangi GoPro Hero series. Adapun harga yang dibanderol untuk drone tersebut adalah antara US$ 500 dan US$1.000.
GoPro beralasan dengan memproduksi drone sendiri, mereka akan leluasa merancang kamera dan drone secara sepaket, dan merebut pasar yang selama ini didominasi DJI dan Parrot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp menguji fitur perluas foto berbasis Meta AI di iPhone. Pengguna bisa mengubah bingkai gambar langsung sebelum membagikannya.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.
Kemnaker menyebut BSU 2026 sebagai stimulus untuk menjaga daya beli pekerja. Simak syarat penerima dan besaran bantuan Rp900.000.