SONY PICTURE DIRETAS : Korea Utara Dituding Sebagai Otak Di Balik Peretasan Sony Picture

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Kamis, 18 Desember 2014 11:50 WIB
 SONY PICTURE DIRETAS : Korea Utara Dituding Sebagai Otak Di Balik  Peretasan Sony Picture

Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)

Harianjogja.com, LOS ANGELES -- Korea Utara ditetapkan menjadi otak di balik serangan siber kepada Sony Pictures. Akibat serangan siber itu Sony Pictures menarik rencana merilis film komedi "The Interview" yang menceritakan usaha membunuh pemimpin Korea Utara.

Para peretas mengatakan bahwa usai menonton film mereka marah dan melakukan serang siber kepada Sony bulan lalu. Serangan dilakukan dengan membocorkan dokumen-dokumen studio itu yang sempat menghebohkan dunia.

Sumber itu mengatakan bahwa dalam waktu dekat pemerintah Amerika Serikat akan secara resmi mengumumkan bahwa pemerintah Korea Utara ada di balik serangan siber. "The Interview" awalnya akan diluncurkan pada 25 Desember mendatang di ribuan bioskop.

"Sony tak punya rencana merilis film ini dalam waktu dekat," kata juru bicara perusahaan itu, seperti dilansir dari laman Reuters, Kamis (18/12/2014).

Belum lama ini Sony membatalkan rilis iklan film itu untuk pekan mendatang dan keputusan ini mendapat kritik dari banyak kalangan.

"Ambruknya Sony membuat Amerika kalah dalam perang sibernya. Ini adalah preseden yang amat sangat berbahaya," cuit mantan Ketua DPR  Newt Gingrich dalam Twitter.

Kelompok peretas Selasa lalu mengancam melancarkan serangan ke bioskop-bioskop yang berencana memutar film ini.

Ancaman ini membuat bioskop-bioskop besar menangguhkan rencana memutar "The Interview".

Sejumlah pejabat keamanan nasional AS berkata kepada Reuters bahwa pemerintah tidak punya bukti mengenai ancaman terhadap penonton film.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis