Fathul Wahid Kembali Terpilih sebagai Rektor UII
Fathul Wahid kembali terpilih sebagai Rektor di Universitas Islam Indonesia (UII).
Ilustrasi Kampung Bulan/European Space Agency, ESA
Harianjogja.com, COLORADO SPRINGS—Kampung Bulan (Moon village), sebuah desa di Bulan, sudah dirancang oleh negara-negara yang berkolaborasi dalam pengembangan kehidupan luar angkasa. Konsep dasar bahkan sudah dituangkan dalam sebuah kontrak kendati konsepnya masih sangat terbuka terhadap masukan.
"Ini bukan proyek ESA, semua orang diundang [terlibat]," kata Direktur Jenderal Badan Antariksa Eropa (ESA) Jan Woerner seperti dikutip Sputnik, Jumat (20/4/2018) lalu.
"Ini [Kampung Bulan] adalah sebuah konsep terbuka dan kami mengumpulkan lembaga di seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam hal itu. Ini bukan rancangan khusus bagi astronot atau kosmonot."
Woerner menjelaskan konsep ini mengandung arti negara atau entitas yang berusaha mengirim penemu atau astronaut ke Bulan, atau menjelajahi Bulan, semua diundang untuk menjadi bagian dari Kampung Bulan.
"Mereka semua diundang berpartisipasi. Jadi [Kampung bulan] adalah payung untuk berbagai kegiatan, tetapi gabungan dari seluruh dunia tanpa pagar nasional, tanpa tembok nasional. Sangat terbuka untuk saling bekerja sama," katanya.
Woerner menggaris bawahi Kampung Bulan berada dalam fase di mana beberapa entitas menawarkan transportasi menuju ke Bulan, dan lainnya menawarkan transportasi dan distribusi energi di Bulan, dan lainnya lagi menawarkan sistem komunikasi.
"Karena itu, jika ada hal spesifik yang ingin ditawarkan, mereka harus menawarkannya," katanya.
Woerner menyampaikan hal ini untuk menanggapi Simposium Ruang Angkasa Tahunan ke-34 di negara bagian Colorado, AS.
Acara ini mempertemukan perwakilan dari badan antariksa dunia, bisnis ruang angkasa komersial serta organisasi militer, keamanan nasional dan intelijen untuk mendiskusikan dan merencanakan masa depan eksplorasi ruang angkasa.
Woerner mengatakan dua perjanjian terkait dengan Kampung Bulan sudah ditandatangani dalam acara tersebut.
"Satu perjanjian telah ditandatangani antara ESA dan dua lembaga dari Inggris mengenai telekomunikasi ke permukaan bulan," kata Woerner.
"Kesepakatan lain adalah antara perusahaan-perusahaan ini dan sebuah perusahaan Amerika yang berkomitmen mengirimkan rover ke permukaan Bulan," kata Woener.
Oleh karena itu, Kampung Bulang sudah dibahas dan disepakati dalam sebuah kontrak, tambah Woerner.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Sputniknews
Fathul Wahid kembali terpilih sebagai Rektor di Universitas Islam Indonesia (UII).
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.