KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi Jupiter. (Istimewa)
Harianjogja.com, WASHINGTON—Sebuah asteroid terlihat di tata surya berada di orbit planet Jupiter. Bintang yang diketahui bernama Oumuamua ini mengelilingi orbit dengan cara unik.
Oumuamua ini tak seperti asteroid lain yang berputar mengelilingi orbit kedepan. Oumuamua ini justru berjalan mengelilingi orbit dengan cara mundur.
Dilansir Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Sciencenews, Sabtu (26/5/2018), Astronom Fathi Namouni dari Observatorium Côte d\'Azur di Nice, Prancis, dan Helena Morais dari Universidade Estadual Paulista di Rio Claro, Brasil, menggunakan simulasi komputer untuk menunjukkan bahwa asteroid, yang berbagi orbitnya dengan Jupiter, bisa melakukan perjalanan secara terbalik sejak masa muda tata surya.
Karena asteroid di tata surya bayi terbentuk dari satu awan berputar-putar, mereka seharusnya semua telah melakukan perjalanan ke arah yang sama. Jadi, penjelasan terbaik, kata duo ini, adalah bahwa batu itu, yang dikenal sebagai BZ509 2015, bermigrasi dari sistem planet bintang yang lain di sini.
Sebelumnya tahun lalu, para astronom juga menemikan asteroid antar bintang pertama yang juga jalan memutari orbit dengan cara mundur. Namun hingga kini para ilmuan dan astronom enggan berspekulasi mengenai asteroid tersebut berasal dari luar tata surya.
"Ini tentu saja merupakan kemungkinan yang menarik," kata astronom Martin Connors dari Athabasca University di Kanada. Tapi, katanya, penelitian tidak menentukan apakah asteroid itu berasal dari luar tata surya.
Harianjogja.com, WASHINGTON—Sebuah asteroid terlihat di tata surya berada di orbit planet Jupiter. Bintang yang diketahui bernama Oumuamua ini mengelilingi orbit dengan cara unik.
Oumuamua ini tak seperti asteroid lain yang berputar mengelilingi orbit kedepan. Oumuamua ini justru berjalan mengelilingi orbit dengan cara mundur.
Dilansir Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Sciencenews, Sabtu (26/5/2018), Astronom Fathi Namouni dari Observatorium Côte d\'Azur di Nice, Prancis, dan Helena Morais dari Universidade Estadual Paulista di Rio Claro, Brasil, menggunakan simulasi komputer untuk menunjukkan bahwa asteroid, yang berbagi orbitnya dengan Jupiter, bisa melakukan perjalanan secara terbalik sejak masa muda tata surya.
Karena asteroid di tata surya bayi terbentuk dari satu awan berputar-putar, mereka seharusnya semua telah melakukan perjalanan ke arah yang sama. Jadi, penjelasan terbaik, kata duo ini, adalah bahwa batu itu, yang dikenal sebagai BZ509 2015, bermigrasi dari sistem planet bintang yang lain di sini.
Sebelumnya tahun lalu, para astronom juga menemikan asteroid antar bintang pertama yang juga jalan memutari orbit dengan cara mundur. Namun hingga kini para ilmuan dan astronom enggan berspekulasi mengenai asteroid tersebut berasal dari luar tata surya.
"Ini tentu saja merupakan kemungkinan yang menarik," kata astronom Martin Connors dari Athabasca University di Kanada. Tapi, katanya, penelitian tidak menentukan apakah asteroid itu berasal dari luar tata surya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
PT Pos Sungguminasa mengakui salah kirim surat MA untuk Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang hingga tak diterima sebelum putusan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.