IHSG Tembus 6.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Naik Rp717 Triliun
IHSG tembus 6.000 setelah melonjak 7,38% dalam sepekan. Kapitalisasi pasar BEI naik menjadi Rp10.524 triliun meski asing masih net sell.
Lei Jun, pendiri dan CEO Xiaomi, saat peluncuran Mi Notes di Beijing. 1 Januari 2015./Reuters-Jason Lee
Harianjogja.com, JAKARTA—Xiaomi Corp mencatat kerugian lebih dari US$1 miliar pada kuartal pertama 2018, di saat produsen telepon seluler (ponsel) asal China itu bersiap untuk menarik investor dalam penawaran umum perdana terbesar sejak 2014.
Perusahaan berusia delapan tahun ini telah mulai mencatat permintaan untuk penjualan saham perdananya yang bertuuan untuk mendorong ekspansi di luar China dan membiayai pengembangan perangkat serta layanan media.
Selain iut, Xiaomi juga menerbitkan prospektus pertama untuk penjualan China Depositary Receipts (CDR) di Shanghai pada Senin (11/6/20180) dan berencana untuk menggunakan sekitar 40% dana hasil penjualan tersebut hasil untuk memperbesar pangsa pasar globalnya. Xiaomi melaporkan kerugian bersih 7 miliar yuan (US$ 1,1 miliar) dan mencatat pendapatan 34,4 miliar yuan pada kuartal pertama tahun ini.
Xiaomi adalah salah satu perusahaan yang paling diantisipasi di Hong Kong dalam beberapa tahun terakhir, setelah mengambil keuntungan dari peraturan baru yang ditujukan untuk menarik perusahaan teknologi besar di negeri itu ke Hong Kong dan China. Perusahaan yang dipimpin oleh Lei Jun ini dikabarkan sedang mencari modal sekitar US$10 miliar dalam IPO yang diperkirakan menjadi yang terbesar di dunia sejak Alibaba Group Holding Ltd. terdaftar di ursa AS pada tahun 2014 sukan.
Perusahaan juga diperkirakan menjadi yang pertama menerbitkan CDR, yang merupakan suatu reformasi untuk mencoba dan membalikkan eksodus perusahaan-perusahaan besar China ke bursa luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.
"Pada 2018, perusahaan berencana untuk masuk atau mengkonsolidasikan posisi di pasar Asia Tenggara dan Eropa," kata Xiaomi dalam prospektus berbahasa mandarinnya, yang tidak menyebutkan target IPO, seperti dikutip Bloomberg.
Dalam ekspansinya, Xiaomi membuka gerai pertamanya di Paris bulan lalu, sementara Wakil Presiden Senior perusahaan, Wang Xiang, mengatakan beberapa kali perusahaan ingin menjual smartphone di AS dan bersaing dengan Apple Inc.
Perusahaan yang berbasis di Beijing mencatat pertumbuhan dari penjualan perangkat rumah pintar yang serta layanan internet dari keseluruhan pendapatan pada kuartal pertama sekitar 31,8% dari pendapatan Xiaomi pada tiga bulan pertama 2018 berasal dari produk seperti pembersih udara dan skuter serta layanan online seperti aplikasi seluler. Kedua segmen tersebut berkontribusi 29% dari pendapatan di tahun 2017.
Porsi bisnis terbesarnya, smartphone yang nyaris tidak menghasilkan laba, turun menjadi 67,5% pendapatan dari tahun 2017 yang mencapai lebih dari 70%.
Xiaomi bertahan setelah melewati masa krisis di tahun 2016 dan kembali mencatat pertumbuhan pada tahun 2017 dengan membenahi model penjualannya dan berkembang di India, di mana perusahaan menyaingi Samsung Electronics Co. sebagai vendor terbesar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Dinkes Sleman mencatat 165 bidan membuka praktik mandiri. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan terintegrasi dengan SISDMK.
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Gus Yahya menyebut Muktamar ke-35 NU fokus membahas program lima tahun dan penyegaran kepemimpinan. Cabang Kalsel mendorongnya maju lagi.
Polisi mengungkap motif perusakan bendera Merah Putih di Bantul dan palang pintu KA di Sleman yang dilakukan S (24).