Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Oppo Find X. (Istimewa)
Harianjogja.com, BEIJING—Pabrik telepon seluler (ponsel) pintar asal China, Oppo, mulai berani mengungkap sosok Find X. Dalam beberapa unggahan di jejaring sosial Weibo, mereka memberikan konfirmasi beberapa spesifikasi seperti besar RA dan prosesor yang akan dipakai.
Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari GSMArena, Kamis (14/6/2018), bocoran tentang Find X, smartphone flagship pertama Oppo telah banyak beredar dan kini akun Weibo resmi perusahaan tersebut meberikan konfirmasi beberapa spesifikasi utama melalui sebuah poster.
Poster itu pun mengeluarkan konfirmasi daftar dari badan regulator China TENAA bahwa perangkat tersebut akan menggunakan chipset terbaik di kelasnya, Snapdragon 845, RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB.
Poster Oppo Find X konfirmasi SD845, RAM 8GB, ROM 256GB (weibo) Dari bocoran Find X sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa kamera dari perangkat tersebut akan mampu melakukan 5x optical zoom dan akan hadir dengan tampilan layar melengkung.
Selebihnya dari spesifikasi yang dikabarkan termasuk sensor kamera 20MP + 16MP, baterai 3.645 mAh, layar AMOLED 6,4 inci, dan kamera depan 25 MP. Oppo Find X rencananya diresmikan pada pekan depan, 19 Juni 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Prabowo menegaskan penguatan TNI untuk menjaga wilayah Indonesia dan menghadapi ancaman siber, disinformasi, hingga penyelundupan kekayaan negara.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.