Produk Flagship Jadi Alasan Huawei Gusur Apple

Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami Kamis, 02 Agustus 2018 09:00 WIB
Produk Flagship Jadi Alasan Huawei Gusur Apple

Tampak belakang Huawei P20 Pro yang dilengkapi kamera triple lens/Dhiany Nadya Utami

Harianjogja.com, JAKARTA—Huawei diketahui menggeser posisi Apple yang berada di posisi kedua vendor dengan volume penjualan terbanyak secara global. Ternyata, salah satu penyebabnya, adanya permintaan tinggi terhadap produk flagship Huawei.

Berdasarkan laporan International Data Corporation (IDC) per Q2/2018, shipment Huawei sepanjang kuartal kedua ini naik 40,9% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya dengan pengapalan sebanyak 54,2 juta unit. Dengan jumlah demikian Huawei mendapatkan pangsa pasar sebesar 15,8%, rekor tertinggi mereka selama ini.

Adapun sejak Q2/2010 Apple tak pernah meninggalkan posisi dua besar untuk pangsa pasar dan selalu saling salip dengan Samsung. Pada kuartal kedua ini Apple hanya  mencatatkan pengapalan 41,3 juta iPhone, naik 0,7% dibandingkan dengan Q2/2017.

Program Vice President with IDC\'s Worldwide Mobile Device Trackers Ryan Reith mengatakan pada paruh pertama Q2/2018, ada permintaan tinggi untuk seri flagship teranyar Huawei yakni P20 dan P20 Pro di kategori ponsel ultra high-end (US$600—US$800) sehingga membuat posisi mereka di pasar semakin kuat. Kemudian di paruh selanjutnya, Huawei kembali meraih reputasi baik lewat perilisan teknologi GPU Turbo mereka.

“Pertumbuhan Huawei sangat mengesankan, apalagi karena kemampuan mereka menjamah pasar yang sebelumnya tak mengenal mereka sama sekali,” tutur Reith seperti dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari IDC, Kamis (2/8/2018).

Sejauh ini, di pasar ponsel dengan kategori ultra high-end masih didominasi oleh Apple, Samsung, dan Huawei. Menurutnya, kondisi ini tak akan banyak berubah dalam beberapa waktu ke depan.

Namun, sebagai vendor paling laris Samsung malah membukukan penurunan shipment sebanyak 10,4% year-on-year. IDC menyebut hal ini dikarenakan penjualan flagship mereka, Samsung S9 dan S9+ cederung mengalami perlambatan sepanjang kuartal II/2018.

Pada kuartal selanjutnya, penjualan pabrikan asal Negeri Ginseng diharapkan ini bisa naik dengan mengandalkan Samsung Note 9 yang akan diluncurkan pekan depan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online