Pengunjung melihat-lihat mobil Mitsubishi Xpander yang dipamerkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 hari terakhir di Jakarta, Minggu (29/4).Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, TANGERANG—Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri mengatakan agar industri otomotif tidak hanya fokus pada perkembangan pasar di Jawa, melainkan juga di pulau-pulau lain.
Hal ini dikemukakannya dalam the 13th Gaikindo International Automotive Conference (GIAC) di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD Serpong, Tangerang, Selasa (7/8/2018).
Dia menerangkan meski Jawa masih menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia, tapi daerah lain seperti Sulawesi dan Sumatra juga menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan.
Menurut Faisal, Jawa membukukan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,69% pada kuartal II/2018 dan berkontribusi 58,61% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama. "Kalau mau menaikkan pasar [otomotif] jangan hanya di Jawa, tapi di pulau lain juga," tuturnya, Selasa (7/8/2018).
Pertumbuhan ekonomi Sulawesi mencapai 6,75% secara year-on-year (yoy) pada kuartal II/2018. Untuk itu, kawasan ini menyumbang 6,2% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun Sumatra mengalami pertumbuhan ekonomi sekitar 4,56% dan berkontribusi 21,54% terhadap PDB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia