Tragis! Siswi SD di Jenar Sragen Tewas dengan Luka Sajam
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
Ilustrasi Whatsapp. (Istimewa)
Hariajogja.com, NEW YORK—WhatsApp diketahui sudah menjalin kemitraan dengan Google Drive yang memberikan benefit kepada pengguna untuk menyimpan segala data WhatsApp di Google Drive tanpa mengurangi kuota penyimpan.
Namun kebijakan itu bukanlah tanpa syarat. Sebab, WhatsApp akan menghapus segala data backup yang belum diperbarui dalam setahun. Dikutip dari situs resminya, WhatsApp akan mulai menghapus data backup per 12 November mendatang.
"Backup data yang belum diperbarui dalam waktu setahun akan dihapus dari Google Drive," demikian tulis WhatsApp, dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Okezone, Jumat (24/8/2018).
WhatsApp sejauh ini telah mengirim email kepada para pengguna untuk segera melakukan backup terkait data-data penting.
Bagi Anda yang bingung untuk melakukan backup data Whatsapp, tak perlu risau. Sebab proses backup terbilang mudah dan tak membutuhkan banyak waktu. Pengguna hanya perlu masuk ke WhatsApp kemudian pilih menu "settings". Selanjutnya, pilih "chats" dan tekan "chat backup", lantas "back up".
Jangan pula pula, pastikan bahwa akun Google aktif sebelum melakukan backup ke Google Drive.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Bocah 11 tahun di Sragen ditemukan tewas dengan luka parang. Polisi selidiki dugaan pembunuhan di Jenar.
Jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek keberangkatan terbaru di sini.
Kejagung akan periksa Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus korupsi MBG 2025-2026.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.