Mendagri Soroti Tim Sukses Jadi Honorer, Bebani APBD Daerah
Mendagri Tito Karnavian menyoroti banyak tim sukses masuk tenaga honorer hingga membebani APBD dan meningkatkan belanja pegawai daerah.
Ilustrasi Huawei. (Istimewa)
Harianjogja.com, BEIJING—Setelah menjadi peraih pangsa pasar nomor dua secara global pada kuartal kedua tahun ini, Huawei terus memantapkan diri dengan berinovasi pada perangkat terbarunya. Vendor asal Tiongkok tersebut kabarnya akan menantang Samsung untuk meluncurkan ponsel lipat pertama.
Tidak hanya sampai disitu, ponsel tersebut juga akan disematkan jaringan 5G. Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari BGR, Senin (24/9/2018) hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Huawei Ken Hu pada panel di World Economic Forum awal pekan ini. "Dalam smartphone dengan jaringan 5G pertama kami akan memperkenalkan layar yang dapat dilipat," kata Hu
Hu juga mengatakan bahwa ponsel kemungkinan akan tiba di pertengahan 2019. Namun sayangnya, dia tidak mengungkapkan detail lain tentang handset, dan panel berfokus pada manfaat 5G dalam jangka pendek daripada perangkat.
Dengan ini, tampaknya ponsel akan memiliki daya baterai yang lebih besar dan beberapa ruang untuk antena tambahan. Pasalnya, 5G membutuhkan daya tahan baterai lebih banyak serta array antena yang berbeda.
Lebih lanjut, pada gelaran IFA 2018 Huawei juga mengatakan jika ponsel dengan layar lipatnya tersebeut akan menggantikan komputer.
Untuk informasi, Huawei memang telah mengungkap rencana untuk meluncurkan ponsel lipat awal tahun ini. Selain itu, Samsung juga kabarnya akan mengungkapkan beberapa rincian perkembangan tentang ponsel lipat pada November 2018.
Masih belum diketahui siapa yang terlebih dahulu meluncurkannya. Namun yang pasti, mereka akan menjadi yang pertama, karena hingga saat ini belum ada vendor yang menghadirkan ponsel lipat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Mendagri Tito Karnavian menyoroti banyak tim sukses masuk tenaga honorer hingga membebani APBD dan meningkatkan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi pantau SPMB 2026 di Semarang, pastikan lancar, tanpa titip-menitip, dan sistem berjalan aman.
Harga Pertamax naik membuat pekerja di Jogja tetap pilih BBM non subsidi meski antre Pertalite makin panjang di SPBU.
Polda Metro Jaya gerebek dua lokasi judi berkedok arena game di Jakbar dan Jakut, amankan 60 orang dan ratusan mesin permainan.
India protes keras AS usai serangan kapal di Teluk Oman yang menewaskan tiga pelaut, memicu ketegangan diplomatik dan regional.
Barantin memperkuat sistem karantina ekspor untuk meningkatkan daya saing komoditas Indonesia dan memperluas akses pasar internasional.