Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Razer Nari Ultimate. (Istimewa)
Harianjogja.com, NEW YORK—Razer diketahui telah meluncurkan headset gaming nirkabel, yakni Razer Nari Ultimate dengan Razer Hypersense pada 28 September 2018. Penanaman Hypersense adalah pembeda utama untuk headset gaming nirkabel Razer Nari Ultimate.
Ini diklaim memberikan pengalaman yang lebih mendalam untuk bermain game, film dan musik. Dilansir Jaringan Informasi Bisnis Indonesia dari Hexus, Minggu (30/9/2018), Lofelt mengatakan jika sistem haptic-nya mampu meningkatkan bar untuk memberikan umpan balik sensoris untuk mencocokan audio dan video berkualitas tinggi.
Driver umpan balik haptic dibangun ke dalam Razer Nari Ultimate, yang digambarkan sebagai multidimensional dengan kemampuan stereo untuk meningkatkan kesadaran posisional.
Sistem haptic tidak memerlukan integrasi dengan judul game, serta dapat bekerja di game, musik, hiburan, dan film dengan menganalisis sinyal audio secara real time.
Headset nirkabel baru ini akan berjalan selama delapan jam dengan pencahayaan Razer Chroma dan HyperSense dengan sekali pengisian. Runtime diperpanjang hingga 24 jam tanpa LED RGB dan umpan balik haptic diaktifkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Menko PMK meminta Menpora menghitung tambahan bonus atlet peraih medali emas Asian Games dan Olimpiade serta menyiapkan dana pensiun.
Markus Madjar belum mendapat menit bermain bersama PSS Sleman. Ia fokus meningkatkan fisik dan belajar menghadapi intensitas Liga 1.
Pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di iBox serta Digimap sudah dibuka. Simak link resmi dan cara pemesanannya di Indonesia.
Muse milik Meta menembus 3,4 juta unduhan dan tumbuh lebih cepat dari ChatGPT, Claude, serta Grok pada awal peluncurannya.
Jokowi bertemu Prabowo di Kertanegara pada 6 Oktober 2026. Pertemuan berlangsung tertutup dan berdekatan dengan putusan MK soal Gibran.