Beras Premium untuk MBG, Bulog Tegaskan Bukan Beras Fortifikasi
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Seorang pria melihat Tesla Model S di showroom di Beijing, Tiongkok 29 Januari 2014./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA-Tesla telah menaikkan harga pada mobil termurah hanya dalam waktu 5 hari setelah pengumuman yaitu 45.000 dolar.
Model ke-3 pada "Mid-Range", dengan kemudi yang langka dan kisaran 260 mil, sekarang banyak yang mengiklankan menjadi 46.000 dolar pada situs perusahaan.
Kendati demikian, Tesla tidak menjelaskan alasannya namun muncul pernyataan pada blog Electrek yang mengatakan bahwa harga sudah ditetapkan yaitu 45.000 dolar.
Seperti dikutip Fox News, Kamis. Seiring dengan semakin meningkatnya Model ke-3 pada "Mid-Range", Tesla menurunkan harga awal dari "Long-Range" untuk semua jenis kemudi pada Model ke-3 dengan harga 1.000 dolar sampai 53.000 dolar, sementara peluncuran long-promised yaitu 35.000 dolar untuk masuk dalam tingkatan mobil masih 4 sampai 6 bulan lagi.
Elon Musk juga mengumumkan pada hari Selasa rencana untuk mengeliminasi beberapa interior untuk model konfigurasi untuk lebih mahal pada mobil Model S dan Model X dalam usaha mengefektifkan produksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.