KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Pameran Realme 1. (AndroidCentral)
Harianjogja.com, JAKARTA - CEO Realme, Madhav Sheth, mengatakan Realme akan meluncurkan produk dengan SoC Mediatek secara global.
Chipset baru ini dibuat pada proses FinFET 12nm oleh TSMC dengan CPU octa-core dan GPU Mali G72. Prosesor ini memiliki empat inti Cortex-A73 pada 2,1GHz dan empat inti Cortex-A53 pada 2GHz, yang diklaim sedikit lebih cepat daripada Helio P60.
Dilansir GSM Arena, Kamis (8/11/2018), ponsel Realme baru tersebut diklaim akan memiliki antara 10% hingga 30% efisiensi pemrosesan kecerdasan buatan (AI) yang lebih cepat, termasuk asisten suara dan face unlock. Chipset tersebut juga akan meningkatkan performa kamera seperti Potrait Mode, Scene Recognition dan Face Optimization.
Selain itu, dalam akun Twitter-nya, Sheth mengisyaratan kehadiran pengisian VOOC, dengan "Mengapa tidak," yang berarti bahwa teknologi tersebut akan diadopsi oleh anak perusahaan Oppo itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
BNPB mencatat korban gempa NTT bertambah menjadi 103 orang. Sebanyak 1.666 warga mengalami luka dan penanganan masih dilakukan.
Jonatan Christie resmi menjadi tunggal putra nomor satu dunia setelah BWF memperbarui peringkat pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Tottenham resmi mendatangkan Savinho dari Manchester City. Winger Brasil itu dikabarkan ditebus 85 juta pound sterling atau sekitar Rp2 triliun.
Prabowo menargetkan Indonesia berhenti impor minyak dan LPG dalam tiga tahun dengan pembangunan PLTS 100 GWp dan penguatan energi nasional.
Kekeringan Sukoharjo meluas. Sebanyak 3.300 jiwa dan tiga sekolah di sembilan desa terdampak krisis air bersih.