4.587 Lowongan Kerja Dibuka di Job Fair Jateng, Ini Rinciannya
Job Fair Jateng digelar 20-21 Agustus 2026 dengan 4.587 lowongan dari 30 perusahaan dan 257 jabatan untuk berbagai lulusan.
Samsung Infinity Flex. (Istimewa)
Harianjogja.com, SAN FRANCISCO - Samsung resmi meluncurkan perangkat genggam lipat di sebuah acara Samsung Developer Conference 2018 di San Francisco, Amerika Serikat, Kamis (8/11/2018), dan akan mulai produksi beberapa bulan ke depan.
Dari ukuran layarnya, ponsel ini boleh dikatakan cukup besar. Bahkan, bisa dianggap sebagai tablet. Dalam kondisi tidak terlipat, bentangan layarnya 7,3 inci (18,5 cm). Saat dilipat, ponsel terpisah dari sisi satu dan lainnya dan handset masih tetap bisa digunakan. Kehadiran ponsel lipat, menjadi salah satu yang paling dinanti Samsung sejak lima tahun lalu.
Bahkan, pabrikan asal Korea Selatan ini berlomba-lomba dengan Huawei untuk memamerkan perangkat terlebih dahulu. Namun, keduanya dikalahkan seminggu yang lalu ketika perusahaan kecil yang belum terkenal, Royole, meluncurkan ponsel yang dapat dilipat sendiri.
Tidak seperti Royole\'s FlexPai, Samsung mengaburkan tampilan akhir perangkatnya. Pabrikan masih menjadikannya misteri yang akan dihadirkan di acara berikutnya. Namun, para pemimpin di Samsung mengungkapkan bahwa handset yang akan datang dapat menjalankan tiga aplikasi sekaligus.
Justin Denison, eksekutif yang meluncurkan handset, mencatat bahwa ketika dilipat perangkat bisa disimpan dalam saku jaket. Berbeda dengan FlexPai, kedua sisi perangkat Samsung terbaring rata ketika ditutup. Tapi tetap ada jeda yang terlihat di bezel, setidaknya pada prototipe.
Menurut perusahaan riset pasar IDC, pengapalan smartphone Samsung 13,4 persen lebih rendah pada kuartal Juli hingga September, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meskipun sektor secara keseluruhan menyusut selama 12 bulan, perusahaan Korea Selatan masih berkinerja buruk, dengan pangsa pasarnya tergelincir dari 22,1 persen menjadi 20,3 persen.
Namun, para analis mengatakan ponsel yang fleksibel memiliki potensi memperkuat merek Samsung dan meningkatkan pasar yang lebih luas. "Kami sudah memiliki ponsel yang bisa diperas, putar, clamshell, dan bahkan bisa dilipat. Diferensiasi sangat penting," komentar IDC, Marta Pinto.
Penjualan smartphone Samsung menurun karena menghadapi persaingan serius dari Huawei dan merek Cina lainnya. "Jika itu bisa membawa perangkat baru dan sangat menarik ke pasar, itu bisa menjadi peluang untuk mendapatkan kembali momentum dan kembali ke pertumbuhan," tambah Pinto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Job Fair Jateng digelar 20-21 Agustus 2026 dengan 4.587 lowongan dari 30 perusahaan dan 257 jabatan untuk berbagai lulusan.
Sefas Group sepakat mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell Indonesia. Simak profil pemilik dan rekam jejak bisnis Sefas selama hampir 30 tahun.
Saat ini, bank bullion di Indonesia telah mengelola sekitar 177 ton emas. Dari jumlah tersebut, sekitar 153 ton dikelola PT Pegadaian, sedangkan 24 ton BSI
Petani asal Turi, Sleman, Gito Sahono Giman, ditemukan meninggal setelah lima hari hilang di Hutan Pathuk. Tim SAR mengevakuasi korban.
Sekda DIY menyoroti keluhan desil warga yang naik saat angka kemiskinan turun. Pemda DIY akan mengonfirmasi dasar penentuan desil kepada BPS.
Polda Metro Jaya membongkar sindikat meterai palsu lintas provinsi. Sebanyak 16 tersangka ditangkap dengan barang bukti 3,4 juta meterai.