BSU Rp600.000 Oktober 2026 Belum Cair, Ini Syarat dan Cara Cek
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Ilustrasi Galaksi Bimasakti. (Istimewa)
Harianjogja.com, JAKARTA - Berdasarkan data dari teleskop European Space Agency (ESA) Gaia, para astronom telah menemukan sebuah galaksi kerdil baru yang sangat misterius di dekat Bimasakti. Galaksi ini disebut sebagai galaksi hantu karena selama ini bersembunyi di alam semesta namun kepadatannya yang rendah membuatnya sangat sulit untuk dideteksi.
Diberi nama Antlia 2 atau singkatnya Ant 2, massa galaksi ini diperkirakan sepertiga dari Bimasakti tetapi sangat redup dan bersembunyi di daerah yang dikenal para astronom sebagai Zona of Avoidance (ZOA). Ukuran galaksi ini juga sebanding dengan Awan Magellan Besar, salah satu dari dua galaksi kerdil terbesar yang mengelilingi Bimasakti tetapi 10.000 kali lebih redup.
"Ini adalah galaksi ganti. Objek raksasa namun redup seperti Ant 1 belum pernah terlihat sebelumnya. Penemuan kami hanya mungkin dilakukan berkat kualitas data dari Gaia," ucap Gabriel Torrealba, penulis utama dari studi ini dari Universitas Cambridge sebagaimana dilansir Suara.com, Kamis (22/11/2018).
Dilansir dari IFL Science, Ant 2 terletak pada jarak sekitar 130.000 tahun cahaya dari Bimasakti dan lebih dari 13 juta kali lebih masif daripada Matahari. Penyebab galaksi kerdil ini sangat redup karena Ant 2 tidak diisi oleh materi normal, melainkan didominasi oleh materi gelap, di mana materi tersebut belum teridentifikasi. Selain itu, Ant 2 juga hanya memiliki sedikit bintang.
"Kami bertanya-tanya apakah galaksi ini hanya satu-satunya atau jangan-jangan Bimasakti dikelilingi oleh galaksi tak kasat mata seperti ini," tambah Matthew Walker, salah satu astronom yang terlibat dalam studi ini.
Menurut para astronom, dibandingkan dengan 60 galaksi satelit Bimasakti lainnya, Ant 2 merupakan yang paling eksentik. Meskipun teori saat ini belum bisa menjelaskan mengenai galaksi hantu misterius ini, para astronom masih terus mempelajarinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Produksi beras Sleman meningkat, tetapi sektor pertanian masih menghadapi tantangan alih fungsi lahan, regenerasi petani, dan gagal panen.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Kamis 8 Oktober 2026, didominasi cerah berawan. Suhu Kota Jogja mencapai 33°C.
Kecelakaan 15 kendaraan terjadi di Tol Cipularang KM 91+900 B. Jasamarga siapkan jalur penyelamat di tiga titik.
Jadwal KSPN Jogja ke Pantai Drini dan Obelix Sea View Kamis 8 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarifnya.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.